Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Terkait Pengacara Terjerat OTT, Ini Tanggapan Peradi Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Hendro Kasiono (HK) yang menjadi salah satu tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga merupakan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya yang diketuai Hariyanto.

Namun, Peradi Surabaya sendiri melalui Ketua Bidang Pembelaan Profesi yakni Johanes Dipa Widjaja belum membenarkan terkait informasi bahwa Hendro Kasiono adalah anggota organisasinya. Dijelaskan Johanes Dipa, saat ini pihaknya bersifat pasif sambil menunggu kepastian apakah Hendro yang dimaksud adalah anggota Peradi Surabaya.

“Karena masih berupa inisial dan informasinya masih simpang siur, maka kami dari DPC Peradi Kota Surabaya khususnya di Bidang Pembelaan Profesi, belum bisa menentukan sikap, apakah akan memberikan bantuan hukum atau tidak kepada oknum advokat yang ikut tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK,” kata Johanes Dipa, Jumat (21/1/2022)

Ditambahkan Johanes Dipa, sesuai pasal 21 ayat (3) KUHAP maka pihak keluarga pasti menerima tembusan surat pemberitahuan penahanan. Nah dari situ, maka pihak keluarga bisa melakukan koordinasi dengan organisasi tempat Hendro bernaung.

“Jika ada surat permohonan pendampingan atau bantuan hukum dari anggotanya, maka DPC Peradi Kota Surabaya akan mengutus perwakilannya yaitu dari Bidang Pembelaan Profesi, untuk membantu anggota tersebut. Inilah mekanisme yang kami jalankan selama ini,” ujar Johanes Dipa.

Baca Juga:

    Ditambahkan Johanes Dipa, pihaknya lebih memilih bersikap hati-hati saat berbicara ke publik terkait kasus yang menimpa Hendro. Karena dalam konferensi pers yang dilakukan KPK sendiri masih menyebut inisial.

    “Nah pengacara inisial HK yang ada di Surabaya ini kan banyak, jadi kita belum bisa menyimpulkan bahwa HK ini adalah rekan kita di organisasi kita. Karena di organisasi lain juga ada pengacara inisial HK,” ujarnya.

    Namun, lanjut Dipa, apabila memang sudah ada kepastian bahwa HK ini adalah anggota Peradi Surabaya maka organisasi melalui Bidang Pembelaan Profesi siap melakukan pendampingan hukum, kepada seluruh anggotanya yang berurusan dengan hukum.

    “Sebagai rekan sejawat, kita hanya bisa menyarankan kepada pihak keluarga, begitu mendapat tembusan surat perintah penahanan, supaya segera berkoordinasi dengan organisasi advokat tempat yang bersangkutan bernaung, supaya bisa mendapat pendampingan hukum,” ujarnya. [uci/suf]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar