Hukum & Kriminal

Sipoa Group Kembali Menangkan Dua Gugatan di PN Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Gugatan konsumen kepada Sipoa Group kandas, hal itu sebagaimana tertuang dalam putusan yang dijatuhkan hakim dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang menyatakan gugatan para konsumen NO (Niet Ontvankelijke Verklaard).

“ Gugatan Para Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) ”, demikian bunyi putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Slamet Suripto, SH.MHum di Pengadilan Negeri Surbaya sebagaimana tertuang dalam website Sipp PN Surabaya.

Putusan tersebut dijatuhkan pada Rabu (10/3/2021) lalu. Penggugat dalam hal ini adalah Muhammad Nur Abidin, yang mewakilkan sebanyak 131 Konsumen kepada Direksi PT Graha Indah Jaya sebagaimana terdaftar dalam perkara No.105/Pdt.G/2020/PN.Sby. Namun gugagan tersebut tidak dapat diterima.

Sementara dalam perkara Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilakukan oleh dua Konsumen PT Sipoa Propertindo Abadi bernama Sigit Ade Pamungkas dan Drs Hariono Limantoro sebagaimana dalam register perkara nomor : 9/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Sby tanggal 05 Februari 2021 juga dimenangkan oleh PT Sipoa Propertindo Abadi.

Menyikapi adanya dua putusan yang dalam satu bulan dimenangkan oleh Pihak Sipoa Group tersebut, Aris Birawa sebagai salah satu direksi lama Sipoa Group mengatakan, kalau langkah hukum yang diambil oleh para konsumen Sipoa tersebut pasti sia-sia, karena Investor Baru Sipoa Group saat ini sedang dalam proses due diligence, verifikasi dan validasi akhir secara menyeluruh terkait kewajiban pokok sipoa group kepada para konsumennya.

Menurut Aris Birawa, seharusnya mereka Para Konsumen bersabar menunggu segala pengumuman yang nantinya akan dibuat oleh Investor Baru Sipoa Group untuk penyelesaian kepada seluruh konsumen, bukan malah terprovokasi oleh pihak lain untuk menempuh proses hukum, karena Para Direksi Sipoa Group sejak dulu memiliki niatan baik untuk mengembalikan uang-uang konsumen, tetapi sepanjang tahun 2018 s/d 2019 belum ketemu investor yang pas.

Aris Birawa menyatakan, Dia mengapresiasi secara positif adanya dua putusan hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang dalam sebulan telah memenangkan dua perkaranya tersebut, karena memang putusan yang disampaikan oleh Hakim tersebut sudah sesuai dengan hukum acara yang ada.

Sementara terhadap para konsumen yang sudah terlanjur melakukan proses hukum dengan cara menggugat dan kalah, tentu sudah paham dan mengetahui konsekwensinya, yaitu akan dicoret dalam daftar penerima refund dari Investor baru nantinya, karena mereka sudah mengambil langkah hukum, bukan non hukum.

Masih menurut Aris Birawa, tentunya tidak fair, refund diberikan kepada mereka yang melakukan proses hukum kepada kami, apalagi mereka dalam proses hukum tersebut telah dinyatakan kalah. Kami hanya akan merefundkan kepada para konsumen yang sampai dengan saat ini melakukan upaya non hukum serta menunggu penyelesaian dengan investor sipoa baru secara sabar tersebut.

Aris Birawa meminta agar seluruh konsumen saat ini lebih bisa menahan diri dan menunggu berbagai pengumuman yang akan di release oleh Investor Baru Sipoa Group di berbagai media massa untuk penyelesaian masalah ini, agar tidak sampai dirugikan kembali atas langkah-langkah hukum yang hanya membuat semua pihak rugi, atau menang jadi arang kalah jadi abu, sementara ada upaya non litigasi yang lebih efektif, efesien dan hemat biaya bersama investor baru sipoa group tersebut. [uci/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar