Hukum & Kriminal

Polisi Gresik Sita Puluhan Kantong Darah Milik Dukun Palsu yang Mengaku Bisa Gandakan Uang

Puluhan kantong darah yang diamankan polisi 

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Sat Reskrim Polres Gresik menyita puluhan kantong darah di rumah kontrakan dukun palsu dengan modus bisa menggandakan uang. Rumah kontrakan yang berlokasi di Perumahan Grand Verona Regency Cerme, Gresik itu sudah diamankan oleh polisi.

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, dari laporan anggotanya di lapangan ada puluhan kantong darah yang disita sebagai barang bukti. “Memang ada puluhan kantong darah berlabel PMI. Setelah dihitung ada 34 buah dan kami masih mendalami adanya barang itu,” katanya, Kamis (12/01/2023).

Perwira pertama Polri itu menambahkan, puluhan darah itu salah satu sampelnya dibawa ke laboratorium guna memastikan apakah darah manusia atau bukan. “Labelnya memang dari PMI tapi luar Gresik. Untuk itu, kami terus dalami darimana mendapatkan kantong darah itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Gresik, Ahmad Nadir menegaskan bahwa puluhan kantong darah yang disita polisi bukan dari institusinya, tapi dari luar daerah. “Saya tegaskan bukan dari kami. Terkait penemuan ini sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menyelidiki ada dugaan jual beli dengan bebas,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kasus dukun palsu mencuat ke permukaan karena bisa menggandakan uang. Tersangka MY (43) warga asal Menganti, Gresik telah digerebek polisi kemarin (10/1/2023). Ada enam korban yang telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Bahkan, salah satu korban dikabarkan merugi hingga Rp 565 juta. Sebagian besar korban tergiur tipu daya pelaku yang bisa menggandakan uang yang ternyata uang mainan.

Aksi yang dilakukan MY mirip apa yang pernah dilakukan oleh Kanjeng Dimas Taat Pribadi asal Probolinggo. Agar para korban percaya, MY juga melakukan ritual guna memperdaya korban.

Salah satu ritualnya yakni menuangkan darah ke dalam wadah. Kemudian pelaku mencelupkan keris, dan boneka jenglot seolah-olah minum darah. Dalam hitungan detik, MY mengeluarkan satu bendel uang yang telah dipersiapkan. Cara menipunya yang bagian atas dan bawah dipasang uang asli. Sementara bagian tengah uang mainan. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar