Hukum & Kriminal

Peredaran Sabu di Lapas Kediri Terbongkar

Kediri (beritajatim.com) – Polresta Kediri berhasil membongkar peredaran sabu-sabu antar narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Kediri. Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas mengamankan satu orang pelaku bersama barang bukti 26 paket sabu yang disimpan disela tembok ruang tahanan.

Pelaku berinisial DF asal Surabaya. Pria berusia 30 tahun tersebut sebelumnya terjaring razia oleh petugas Lapas Kediri.

” Pihak Lapas Kediri menemukan barang bukti sabu milik pelaku. Kemudian menghubungi kami,” kata Kasat Narkoba Polresta Kediri AKP Subiyanto.

Pelaku DF kemudian dibawa ke Polresta Kediri untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam keterangannya, ia mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari sesama napi pindahan Lapas Sidoarjo.

” Keduanya sudah saling mengenal saat berada di dalam,” tambah Kasat. Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan sabu seberat 8,8 gram yang dikemas dalam 26 paket.  Kini petugas masih mengembangkan kasus tersebut.

Sementara itu, pada kurun waktu Juli 2020 ini, Polresta Kediri berhasil mengungkap delapan kasus narkoba. Kerja keras ini tak lepas dari peran serta pihak Lapas Kelas 2 A Kediri dan BNN Kota Kediri.

” Yang menonjol dalam kegiatan. Pengungkapan kasus ini, adanya partisipasi aktif masyarakat. ,” jelas Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana dalam pres rilis.  [nm/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar