Hukum & Kriminal

Pelaku Pencabulan Magetan Tertangkap, Dilakukan di Kandang Babi

Suparman (52) pelaku pencabulan di Kawedanan, Magetan, saat diamankan Satreskrim Polres Magetan, Jumat (11/2/2022)

Magetan (beritajatim.com) – Pelaku pencabulan Mawar (16) remaja asal Kawedanan, Magetan tertangkap.

Pelakunya tidak lain adalah Suparman, kakek 52 tahun warga Kawedanan diamankan Polres Magetan usai sempat mencoba kabur dari kejaran polisi. Hingga akhirnya, pria yang sehari-harinya bekerja di sebuah peternakan babi di Kawedanan itu diamankan di rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto mengungkapkan kalau pihaknya mendapatkan laporan dari bibi Mawar yang selesai melakukan cek kehamilan pada keponakannya.

Dari keterangan Mawar, diketahui bahwa Suparman yang menidurinya sebanyak delapan kali. Hubungan suami istri dilakukan di gubuk sawah saat menjelang malam hari dan di sebuah mess di dekat peternakan babi tempat Suparman bekerja.

”Dari situ kami melakukan pengejaran ke pelaku. Saat ditangkap dia menerangkan bahwa melakukan hubungan tersebut sebanyak tiga kali. Pertama kali dilakukan di gubuk sawah, sisanya dilakukan di mess di dekat peternakan babi,” kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Rudy Hidajanto pada beritajatim.com, (11/2/2022).

Pria yang merupakan tetangga korban itu mengaku tak memaksa utuk mengajak Mawar berhubungan intim. Hanya dirayu dan diberi iming-iming uang Rp 50 ribu. Mawar yang menderita tuna grahita senang-senang saja usai diberi uang tanpa tagu hal yang dilakukan pelaku kepadanya itu bejat.

”Ini berawal saat pelaku kerap bertamu korban saat main di kandang babi. Dari situ korban diajak kenalan dan kemudian dirayu-rayu untuk diajak berhubungan intim,” kata Rudy.

Pelaku mengakui perbuatannya. Semua dia lakukan untuk memenuhi nafsunya saja. Dirinya telah mengetahui kalau kini korban sudah hamil empat bulan dan akan menganggap anak Mawar adalah anaknya sendiri. Karena kejahatannya, pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 UU 35/2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (fiq/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar