Hukum & Kriminal

Pasutri Surabaya Ajak Anaknya Mencopet di Pasar

Empat pencopet saat diamankan petugas Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (24/1/2021).[Foto/Istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Satreskrim Polrestabes Surabaya terus melakukan pemeriksaan empat pencopet yang tertangkap di Pasar Turi. Sungguh mengejutkan, dari pemeriksaan diketahui bahwa tiga orang diantaranya masih satu keluarga. Yakni, bapak, ibu, serta anak.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana menjelaskan, komplotan copet yang tertangkap sebanyak 4 orang. Dari jumlah tersebut, tiga orang masih dalam satu keluarga. Saat beraksi, mereka berbagi tugas. Yakni, sebagai pengaman, sopir, pengalih konsentrasi dan eksekutor.

“Tiga orang pelaku masih satu keluarga. Sedangkan satu orang yakni Sri Wardani adalah orang lain yang diajak mencopet. Sedangkan yang satu keluarga adalah Untuk tiga pelaku yang satu keluarga yakni Ryo, Ari dan Ori. Keempatnya diamankan Minggu (24/1/2021) lalu usai beraksi di pasar kaget di kawasan Tugu Pahlawan,” katanya, Minggu (31/1/2021).

Kepada petugas mereka mengaku sudah beraksi beberapa kali. Mereka beraksi selalu mencari tempat ramai, semisal di Pasar Turi dan Jembatan Merah Plaza.

“Tiga pelaku merupakan warga Darmo Permai. Satu lagi tinggal di kawasan Oro-oro Surabaya. Kini masih dalam proses penyelidikan, belum diketahui untuk para pelaku ini mencuri ponsel,” lanjutnya.

Arief merinci identitas dan peran masing-masing pelaku, Rio Didik Agus sebagai pengawasan dan sopir, Ary yuana (46) sebagai pengalih konsentrasi korban, Sri wardhani (40) sebagai pengambil atau eksekutor. Sedangkan Ori Ramadhan Tiko (27) merupakan pembawa barang bukti. [man/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar