Mojokerto (beritajatim.com) – Turnamen Kapolres Cup Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan E-Football yang digelar Polres Mojokerto dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di arena e-sport. Ajang yang berlangsung di Gedung SAR Polres Mojokerto juga menjadi panggung bagi kreativitas dan inovasi pelajar Mojokerto Raya.
Sebanyak 65 peserta dari kategori pelajar, umum, dan Polri ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Namun, perhatian pengunjung tak hanya tertuju pada pertandingan gim. Berbagai penampilan seni dan expo pendidikan dari SMA serta SMK turut menyemarakkan suasana.
Para pelajar menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tari tradisional, tari modern, band akustik, hingga dance cover yang mendapat sambutan meriah dari penonton. Sementara itu, area expo dipadati pengunjung yang ingin melihat langsung karya dan inovasi para siswa.
Berbagai produk dan hasil kreativitas dipamerkan dalam lima bidang unggulan, yakni agribisnis, ekonomi kreatif, teknologi rekayasa, pariwisata, dan teknologi informatika. Mulai dari produk olahan pertanian, kerajinan kreatif, prototipe teknologi tepat guna, paket wisata edukasi, hingga aplikasi dan gim karya siswa menjadi daya tarik tersendiri.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.
“Melalui turnamen ini kami ingin mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya anak muda. E-sport bukan sekadar gim, tetapi juga melatih strategi, kerja sama tim, dan sportivitas,” ungkapnya, Jumat (12/6/2026).
Dengan adanya performance dan expo pendidikan tersebut, lanjutnya, memberikan ruang bagi pelajar untuk berkarya di bidang agribisnis, ekonomi kreatif, teknologi, hingga pariwisata. Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang dekat dengan generasi milenial dan Gen Z.
Selain kompetisi, para peserta juga dapat saling bertukar ide dan pengalaman melalui expo pendidikan. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat sejak babak penyisihan hingga final. Sorak-sorai pendukung mewarnai pertandingan, sementara stan-stan expo tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat karya para siswa.
Salah satu peserta yang berhasil meraih juara pada cabang E-Football kategori pelajar, Azril Dhaifullah Akbarham Nugroho dari SMAN 1 Sooko, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Turnamennya seru dan fair. Apalagi ada panggung performance dan expo keren dari teman-teman SMK. Terima kasih Polres Mojokerto sudah memberikan wadah bagi kami untuk berkompetisi dan berkreasi,” katanya.
Puncak kegiatan akan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para juara pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polres Mojokerto berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan inovasi di berbagai bidang. [tin/kun]






