Hukum & Kriminal

Nyaru Sebagai Jaksa, Warga Surabaya Ini Tipu Masyarakat

Abussamad menyamar sebagai Kajari

Surabaya (beritajatim.com) – Petualangan Abussamad berakhir ditangan tim intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, pria kelahiran 38 tahun silam ini disergap lantaran nyaru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) untuk menipu masyarakat.

Tak hanya itu, Abdussamad juga diketahui menginap di sebuah hotel selama dua bulan tanpa membayar. Akibatnya, warga Surabaya ini pun digelandang ke kantor yang ada di Sukomanunggal ini guna proses hukum lebih lanjut.

Kasi Intel Kejari Surabaya, Fathur Rohman, SH., MH menyatakan sebelum melakukan penangkapan terhadap Absussamad pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang ulah tersangka yang kerap mengaku sebagai jaksa untuk melakukan aksi tipu-tipu.

“Yang bersangkutan mengaku sebagai jaksa dan diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan di beberapa tempat. Yang bersangkutan juga sempat menginap di salah satu hotel di Surabaya selama sekitar dua bulan tanpa membayar,” ujar Fathur dalam pers releasnya, Selasa (2/3/2021).

Dijelaskan Fathur, penangkapan terhadap Abdussamad dilakukan tim yang dia koordinir pada Senin tanggal 1 Maret 2021 sekitar pukul 19.30 WIB di salah satu hotel di kawasan Surabaya Barat. Tim Intelijen Kejari Surabaya yang dipimpin Kasi Intelijen telah mengamankan seseorang yang mengaku sebagai Kajari atas nama Abdussamad.

Barang Bukti penipuan menyamar sebagai Kejari

Awalnya Tim mendapatkan laporan masyarakat bahwa ada yang diduga oknum Kajari yang melakukan penipuan pada hari Senin pagi. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan, akhirnya yang bersangkutan dapat diamankan pada malam harinya.

Saat ini yang berdangkutan sedang menjalani pemeriksaan di ruang Seksi Intelijen Kejari Surabaya dan selanjutnya akan diproses sesuai hukum yang berlaku. [uci/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar