Hukum & Kriminal

KPK dan Bareskrim Polri Amankan 3 Bendel Berkas dari BKD Nganjuk

Sekda Nganjuk Mokhammad Yasin mengajak awak media mengecek ke Bagian Kepegawaian, Senin (10/5/2021)

Nganjuk (beritajatim.com) – Bareskrim Polri dan KPK menggeledah Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk dalam kasus OTT terhadap Bupati Novi Rahman Hidayat (NRH). Proses penggeledahan di ruangan lantai dua tersebut berjalan selama kurang lebih 1 jam.

Dari penggeledahan tiga ruangan dari Subbidang Mutasi BKD, petugas Bareskrim dan KPK mengamankan tiga bendel berkas-berkas untuk dibawa ke Polres Nganjuk.

Kepala BKD Nganjuk, Adam Mujiharto tampak turun dari lantai dua Kantor BKD bersama petugas. Ketika dikonfirmasi tentang pemeriksaan, Adam menerangkan bahwa ia ditanya petugas Bareskrim Polri mengenai surat keputusan (SK) pelantikan.

“Cuma ditanya berkas saja, SK pelantikan saja. Tahun kemarin,” ungkap Adam ditanya wartawan, pada Senin (10/5/2021).

Adam bersama kedua anak buahnya kemudian menuju ke Polres Nganjuk, tempat dimana KPK dan Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap terduga para pelaku.

“Nggak ada yang lain cuma berkas,” imbuh Adam.
Ditanya tentang siapa saja yang diperiksa bersamanya, Adam mengaku tidak mengetahui.

Sebelumnya, KPK bersama Bareskrim Polri melakukan OTT di Nganjuk. Dari operasi senyap itu, diduga Bupati Nganjuk NRH diamankan beserta sejumlah orang dalam kasus jual-beli jabatan. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar