Hukum & Kriminal

Kasus Pernikahan Anak Usia 12 Tahun Kini Ditangani Polisi Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin mengkonfirmasi adanya laporan seorang gadis berusia 12 tahun menikah dengan pria beristri di Desa/ Kecamatan Siliragung. Pihaknya kini tengah memeriksa sejumlah orang untuk mengungkap laporan tersebut.

“Kita telah mendapat laporan dari orang tua bahwasanya anaknya yang masih di bawah umur berusia 12 tahun dinikahi oleh orang dewasa,” katanya saat dikonfirmasi di Mapolresta Banyuwangi, Senin (13/7/2020).

Saat ini, kata Arman, pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi. Kasus ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi.

“Kita sedang memeriksa korban dan saksi dari korban, termasuk satu dari pihak terlapor,” pungkasnya.

Sebelumnya, pria berinisial NW menikahi gadis berinisial SW di Desa/ Kecamatan Siliragung. Pernikahan ini tidak biasa dan tak lazim dilakukan karena terpaut usia keduanya sangatlah jauh.

Sang pria berusia sekitar 45 tahun, sedangkan si gadis masih berusia 12 tahun. Bahkan, pernikahan ini menjurus pada eksploitasi anak di bawah umur.

Kejadian ini terungkap setelah kedua orang tua kandung si gadis mendatangi kediaman Ketua RT dan Kepala Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Siliragung. Saat itu, mereka bercerita jika anaknya telah menikah dengan seorang pria.

Aalasan pernikahan itu diduga lantaran adanya kebutuhan ekonomi yang mendesak. Bahkan, pernikahan itu telah berlangsung selama 4 minggu. [rin/but]

Satreskrim Polresta Banyuwangi sedang memeriksa ibu angkat gadis SW terkait kasus pernikahan anaknya. (rin)




Apa Reaksi Anda?

Komentar