Hukum & Kriminal

Beredar Info Pembuatan SIM Langsung Jadi, Satlantas Polres Ponorogo Pastikan Hoax

Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP. Indra Budi Wibowo(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Beberapa hari ini, jagat dunia maya Ponorogo lagi hangat memperbincangkan jasa pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C dan SIM A langsung jadi. Hal tersebut bermula dari postingan akun Facebook bernama Sepur Bakulan di salah satu grup Facebook. Akun tersebut mengaku sebagai biro jasa pembuatan SIM untuk wilayah Magetan, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Dia juga mencantumkan nomor whatsapp untuk nara hubung bagi masyarakat yang berminat.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP. Indra Budi Wibowo mengaku pihaknya sudah menyelidiki nomor whatsapp yang bersangkutan. Hasilnya, informasi tersebut adalah hoax. “Iya kemarin sudah dilapori kalau ada penawaran pembuatan SIM dengan kemudahan tertentu dan harga khusus dan dishare di sosmed. Itu hoax dan saat ini sudah kita tindak lanjuti,” kata AKP. Indra Budi Wibowo, Rabu (10/3/2021).

Indra berharap masyarakat untuk hati-hati dan tidak mudah percaya dengan informasi tersebut. Sebab, ia khawatir kalau nantinya material SIM-nya palsu, buatan sendiri bukan dari kepolisian. “Saat ini kita sedang kejar pelakunya. Informasi yang kami dapat tempat tinggalnya berbeda-beda, ada yang di Madiun dan Magetan. Kalau terbukti, akan kita proses lebih lanjut,” tegas Indra.

Sekali lagi Indra menegaskan supaya masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi biro jasa pembuatan SIM seperti itu. Dia menyarankan warga Ponorogo yang ingin membuat SIM untuk datang ke kantor Satlantas Polres Ponorogo. Menurutnya, sekarang membuat SIM itu mudah, murah dan cepat. “Sudah tidak seperti dulu lagi, jadi jangan gunakan calo. Saya pastikan sekarang jauh lebih mudah daripada yang dulu,” katanya.

Satlantas Polres Ponorogo juga membuat program belajar dan latihan (jathil) untuk membuat SIM. Adanya program tersebut juga berawal dari keluhan masyarakat terkait pembuatan SIM yang susah. “Jadi katanya polisi itu terkesan membuat susah pembuatan SIM. Akhirnya kita buat program Jathil, semacam coaching clinic teori dan praktek pembuatan SIM. Harapannya warga yang mengikutinya cukup sekali saja dalam proses pembuatan SIM,” ungkapnya.

Indra menambahkan bahwa saat ini Satlantas Polres Ponorogo juga membuka pendaftaran pembuatan SIM secara online. Sehingga pemohon nantinya diberi jalur khusus dan tidak perlu antri lama. Biaya pembuatan SIM pun murah, untuk SIM A Rp 120 ribu, SIM C Rp 100 ribu dan untuk perpanjangan hanya Rp75-80 ribu saja. “Buat SIM jangan percaya pada orang lain. Datang sendiri, karena buat SIM sekarang mudah, murah dan cepat,” pungkas Indra. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar