Hukum & Kriminal

Bayi Dipukul, Meninggal, lalu Dikubur di Kandang Ayam

Kandang ayam tempat YS menguburkan bayinya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Jasad bayi perempuan ditemukan di kandang ayam milik warga di Dusun Saru Desa Bajang Kecamatan Mlarak Ponorogo.

Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, bayi yang juga baru dilahirkan itu meninggal dengan tidar wajar. Sebab saat dilakukan olah TKP oleh satreskrim Polres Ponorogo, terdapat luka lebam di badan bayi malang tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ada luka lebam di jasad bayi tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP. Hendi Septiadi, Selasa (28/12/2020).

Untuk proses penyelidikan, satreskrim sementara mengamankan ibu dari bayi dan laki-laki yang diduga ayah dari si jasad bayi tersebut. Jasad bayi itu berjenis kelamin perempuan dengan panjang 51 centimeter. Saat ditemukan ari-ari masih menempel.

“Kami amanakan YS (20) ibu dari bayi itu dan seorang laki-laki,” katanya.

Menurut informasi dari nenek YS, awalnya YS mengeluh sakit pada pukul 01.00 dini hari. Sang nenek menawarinya obat namun tidak mau. Nah saat neneknya berada di pasar, pada pukul 04.00, YS melahirkan di kamar mandi.

Bayi keluar dan nangis. YS memukul bayi tersebut hingga meninggal. Kemudian YS menguburkannya di belakang kamar mandi, tepatnya di kandang ayam milik neneknya.

“Ini masih kami dalami lagi, diduga kuat bayi tersebut hasil hubungan gelap. Sebab YS belum menikah, sehari-hari membantu neneknya di pasar,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar