Hukum & Kriminal

ABG Terduga Pelaku Perundungan Diamankan Polisi

Tangkapan layar video dugaan perundungan.

Ponorogo (beritajatim.com) – Polres Ponorogo melakukan pembinaan terhadap para pelaku dugaan perundungan yang vidionya viral di media sosial Facebook. Dalam video itu diketahui ada 6 anak perempuan dan dua laki-laki. Kejadian tersebut diduga dilakukan di monumen Bantarangin Kecamatan Kauman.

Dalam video tersebut, 3 gadis remaja memaki-maki satu wanita yang duduk di atas motor matic. Sedangkan 2 cewek lainnya hanya melihat 3 temannya itu memaki-maki korban. Sedangkan dua anak lelaki merekam kejadian perundungan yang dilakukan para pelaku tersebut.

Video perundungan yang viral itu, diduga dilakukan hanya karena alasan asmara, rebutan pacar. “Hari ini para pelaku kami bawa ke Polres untuk dilakukan pembinaan,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi, Selasa (20/10/2020).

Selain melakukan pembinaan, Hendi mengaku pihaknya juga menyelesaikan masalah yang dialami mereka. Sehingga nantinya kembali berjalan dengan normal. Selain para pelaku, dalam pembinaan itu juga melibatkan guru, orangtua dan perangkat desa.

“Tadi yang di Polres ya ada tujuh anak, 5 cewek dan 2 cowok yang merekam video. Mereka ada yang masih usia SMP, SMA dan ada yang sudah kerja,” kata Hendi.

Apakah ini bisa masuk dalam ranah pidana? Hendi belum bisa menjawab. Yang terpenting, katanya, terduga pelaku sudah dilakukan pembinaan. Sebab, video tersebut audah viral di publik. “Kita proses, kita juga lakukan klarifikasi ke mereka, apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Dia menyesalkan masalah remaja seperti ini harus viral ke publik. Harusnya, kata Hendi, bisa diobrolkan dan diselesaikan dengan cara yang baik-baik. Hendi juga mengimbau kepada orangtua untuk selalu mengontrol dan melakukan pengawasan kepada anaknya.

“Semoga kejadian yang viral ini tidak terjadi lagi, orangtua harus bersungguh-sungguh untuk melakukan pengawasan kepada anaknya,” pungkasnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar