Madiun (beritajatim.com)– Wilayah Madiun Raya, yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, dan Ponorogo, diprediksi akan menghadapi kondisi cuaca yang beragam sepanjang hari ini.
Menurut Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, mayoritas wilayah ini akan mengalami hujan ringan di pagi hari, disusul langit berawan hingga sore, dan cuaca cerah berawan di malam hari.
“Kota Madiun, misalnya, diprediksi diguyur hujan ringan pada pukul 06.00 WIB,” ungkap Oky pada Kamis (2/1).
Setelah itu, cuaca akan berangsur membaik dengan langit berawan pada siang hari hingga pukul 15.00 WIB. Menjelang malam, kondisi akan lebih cerah meski masih sedikit berawan. Suhu di Kota Madiun berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembaban udara 66–84 persen.
Hal serupa juga berlaku untuk wilayah Kabupaten Madiun. Pagi hari akan dihiasi hujan ringan yang disusul langit berawan hingga sore hari. Pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah berawan, hal ini membuat aktivitas sore hari masyarakat pun tidak akan terlalu terganggu. Suhu di Kabupaten Madiun sedikit lebih rendah dibanding Kota Madiun, yaitu 23–30 derajat Celcius.
Ngawi, Magetan, dan Pacitan juga menunjukkan pola cuaca yang hampir serupa. Hujan ringan akan mendominasi pagi hari, sementara sore hingga malam hari cenderung cerah berawan.
“Pacitan memiliki tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, mencapai 97 persen, terutama di pagi hari setelah hujan,” jelas Oky.
Di Ponorogo, kondisi cuaca juga tidak jauh berbeda. Setelah hujan ringan di pagi hari, cuaca akan membaik pada sore hari. Namun, langit akan kembali berawan pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB. Dengan suhu berkisar 22 hingga 31 derajat Celcius, Ponorogo diperkirakan menjadi salah satu wilayah dengan suhu tertinggi di Madiun Raya.
Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi hujan ringan di pagi hari, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
“Jangan lupa membawa payung atau jas hujan, terutama untuk aktivitas pagi,” pesan Oky. Selain itu, penting juga untuk tetap memantau perkembangan cuaca agar lebih siap menghadapi perubahan kondisi sepanjang hari.
Cuaca yang bervariasi ini menjadi pengingat pentingnya perencanaan aktivitas harian. Dengan memahami prakiraan cuaca, masyarakat di Madiun Raya dapat mengatur aktivitas mereka dengan lebih baik dan menghindari potensi gangguan akibat perubahan cuaca. [mnd/aje]






