Situbondo, (beritajatim.com) – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Rabu, 11 Februari 2026 sore, memicu tanah longsor yang merusak pondasi dapur rumah warga di Desa Kalirejo.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB di Dusun Semogo RT 016/RW 005. Rumah milik Mistar (60), yang dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa, terdampak akibat kondisi tanah yang gembur dan tak mampu menahan debit air hujan.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama.
“Akibat cuaca ekstrem dan tekstur tanah yang gembur, pondasi rumah bagian dapur milik Pak Mistar tiba-tiba longsor. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Puriyono.
Bangunan yang terdampak merupakan rumah semi permanen. Kerusakan tergolong ringan, namun pondasi dapur mengalami ambrol sehingga membutuhkan perbaikan.
Dapur berukuran sekitar 5 meter dengan tinggi 3 meter itu diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp 10 juta.
Tim Pusdalops dan TRC BPBD Situbondo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen cepat. Koordinasi juga dilakukan bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, Tagana Dinas Sosial, serta relawan setempat.
“Kami sudah melakukan kaji cepat terkait kerusakan dan kebutuhan mendesak. Selanjutnya akan dilakukan tahap Jitupasna atau pengkajian kebutuhan pascabencana, serta penyaluran bantuan logistik yang diperlukan,” kata Puriyono.
BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di lereng bukit atau kawasan rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dengan intensitas tinggi. [awi/aje]






