Jember (beritajatim.com) – Hujan deras diiringi angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/11/2022). Selain menumbangkan pohon, hujan berintensitas tinggi juga menyebabkan tanah longsor dan menewaskan seorang perempuan berusia 70 tahun.
Ada dua titik tanah longsor di Dusun Tanah Manis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, yakni di kawasan Kebun Tanah Manis PT Perkebunan Nusantara XII, dan di belakang kompleks pemukiman warga di RT. 002, RW 016.
Dampak paling fatal terjadi di pemukiman warga. Empat unit rumah rusak tertimbun tanah longsor, yakni milik Tije alias Bu Haryani (70), Musa (60), Misrawi P. Misna (65), Muhammad Arifin (36). Material tanah menutupi separuh dan merusak bagian dapur rumah milik Musa, Misrawi, dan Muhammad Arifin.
[berita-terkait number=”3″ tag=”longsor-jember”]
Sementara itu, Haryani tidak sempat menyelamatkan diri dan akhirnya tertimbun. Untunglah, cucunya bernama Dian berhasil keluar dari timbunan longsoran tanah. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam rumahnya. Korban sudah dimakamkan,” kata Kepala Kepolisian Sektor Silo Ajun Komisaris Suhartanto.
Tanah longsor juga menyebabkan jalan masuk ke Dusun Tanah Manis dan Dusun Garahan Kidul, Desa Sidomulyo, tidak terdapat dilalui kendaraan. Bahkan, sepeda motor Honda Beat dan Yamaha Jupiter milik warga tertimbun dan terbawa arus tanah longsor.
Para korban penghuni rumah dievakuasi ke tempat yang aman dan material tanah yang masuk ke dalam dapur warga dibersihkan oleh petugas gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI Koramil 0824/7, dan Satuan Polisi Pamong Praja.
‘Kami berkoordinasi dengan pihak Afdeling Tanah Manis dan berkoordinasi dengan BPBD Jember dan Muspika Silo untuk melakukan evakuasi material tanah yang menutup badan jalan akses ke Dusun Garahan Kidul dan Tanah Manis,” kata Suhartanto. [wir/suf]






