Magetan (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan pada Sabtu (4/4/2026) sore mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Genangan air merendam kawasan permukiman di dataran rendah serta beberapa ruas jalan utama, menyebabkan aktivitas warga dan arus lalu lintas terganggu.
Salah satu titik terdampak berada di Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Magetan, Desa Campursari, Kecamatan Sidorejo. Tanggul talut di lokasi tersebut jebol setelah tak mampu menahan derasnya aliran air. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan memicu kemacetan.
Banjir juga menerjang tenda hajatan pernikahan warga di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo. Sejumlah kursi dan meja tamu terseret arus. Peristiwa itu dipicu luapan air dari area persawahan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sekitar tiga jam.
Di wilayah perkotaan, banjir merendam permukiman warga di Jalan Patimura, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter dan masuk ke dalam rumah warga. Sementara itu, di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Sukowinangun, banjir merusak fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan panti, serta mengelupaskan aspal jalan.
Seorang warga, Monika, mengaku banjir datang disertai suara gemuruh yang merusak infrastruktur. “Tadi hujan deras, terdengar suara gemuruh. Banjir merusak aspal dan menggenangi sekolah, panti, dan masjid. Sudah bolak-balik lapor, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.
Warga lainnya, Suyoto, mengatakan dirinya segera mematikan aliran listrik di masjid dan mengevakuasi barang-barang untuk menghindari kerusakan lebih parah. “Saya langsung mematikan listrik masjid dan mengevakuasi barang di dalam,” katanya.
Petugas BPBD Kabupaten Magetan, Nino Pratikta, menyebut banjir tidak hanya menjebol tanggul talut di depan SMA Negeri 3, tetapi juga merendam sejumlah kawasan permukiman di wilayah kota.
Banjir dilaporkan mulai surut sekitar tiga jam setelah hujan reda. Meski demikian, hingga malam hari, petugas masih berjaga di lokasi terdampak, terutama di Jalan Mayjen Sungkono, di mana aspal jalan mengelupas sepanjang kurang lebih 15 meter akibat terjangan banjir.
Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, mengatakan pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas akibat kerusakan jalan. Arus kendaraan dari arah pusat kota menuju Terminal Magetan maupun sebaliknya dialihkan melalui Jalan Mayjen Sukowati.
Saat ini, petugas BPBD setempat masih melakukan pendataan terhadap rumah warga serta fasilitas umum yang terdampak banjir. [fiq/kun]






