Surabaya (beritajatim.com) – MERDEKA….MERDEKA….MERDEKA….Hari ini adalah Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang Ke-77. Tahukah kamu pada tanggal 17 Agustus ini berhubungan dengan Burung Garuda? 17 Agustus dan Burung Garuda ini saling terkait mengenai bulu yang ada di Garuda Pancasila tersebut. Sebelum itu, kita ketahui dulu apa latar belakang Burung Garuda sebagai Lambang Negara.
Burung Garuda ini menjadi lambang negara dan pertama kali dipakai ketika Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat (RIS) pada 11 Februari 1950. Lambang Garuda Pancasila ini dirancang oleh Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak, dan kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno.
Tanggal 15 Februari 1950, lambang Burung Garuda ini diperkenalkan untuk pertama kali di Hotel Des Indes, Jakarta. Selain itu, lambang Garuda Pancasila ini adalah pondasi hidup bangsa yang sekaligus menjadi dasar negara Republik Indonesia. Pancasila mempunyai lambang tersebut dengan tulisan “Bhinneka Tunggal Ika” atau yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan.
Kepala Burung Garuda menghadap atau menoleh ke kanan yang dipercayai sebagai arah yang melambangkan kebaikan. Pemikiran orang zaman dahulu menginginkan Indonesia menjadi negara yang menempuh jalan kebenaran.
Sementara sayap Burung Garuda yang mengepak melambangkan negara Indonesia siap terbang ke angkasa, mengembangkan dan membagi kehidupan negara serta semangat juang untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa hingga menjadi negara maju.
[berita-terkait number=”3″ tag=”17 Agustus”]
Kemudian jumlah bulu Burung Garuda ini menjadi lambang Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, lho. Burung Garuda ini melambangkan kekuatan dan warna emas adalah simbol dari kemuliaan. Nah, untuk kamu yang semakin penasaran berikut adalah penjelasan tentang jumlah bulu Burung Garuda yang mempunyai nilai dan arti kemerdekaan.
1. Sayap
Masing-masing sayap dari burung garuda pancasila memiliki jumlah bulu yang sama, yaitu 17 helai. Hal ini melambangkan tanggal 17.
2. Ekor
Bulu pada ekor Burung Garuda Pancasila berjumlah delapan helai yang melambangkan bulan Agustus yang merupakan bulan ke-8.
3. Pangkal Ekor
Jumlah bulu yang berada pada pangkal ekor yang terletak di bawah perisai berjumlah 19 helai.
4. Leher
Bulu pada leher Burung Garuda Pancasila berjumlah 45 helai. Jika digabungkan dengan pangkal ekor, akan menjadi 1945 yang merupakan tahun penting bagi Bangsa Indonesia.
Secara keseluruhan, jumlah bulu pada lambang Burung Garuda membentuk 17 Agustus 1945 yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia.
(dae/ian)






