Surabaya (beritajatim.com) – Hotel MORAZEN Surabaya punya cara unik untuk merayakan Earth Hour tahun ini. Mereka mengajak anak-anak generasi Alfa untuk bermain mainan tradisional dalam acara bertajuk “Disconnect to Reconnect”.
Lobi hotel yang biasanya mewah dengan interior modern disulap menjadi arena bermain tradisional. Ada engklek, kelereng, bola bekel, congklak, lompat tali, egrang, hulahop, gasing bambu, dan tenda wayang.
“Kami ingin Earth Hour tahun ini bukan hanya tentang mematikan lampu, tapi juga mengenalkan nilai-nilai tradisional yang mungkin terlupakan,” kata Litania Utami, Marketing Communications dan Public Relations MORAZEN Surabaya.
Acara ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh sekitar 25 anak-anak berusia 3-11 tahun. Selain bermain, mereka juga belajar tentang filosofi dan pesan moral di balik permainan tradisional.
“Permainan tradisional bukan hanya untuk bersenang-senang, tapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan moral,” kata Mustofa, penggagas komunitas Kampoeng Dolanan yang berkolaborasi dengan MORAZEN dalam acara ini.
Salah satu orang tua yang hadir, Rahmawati, mengaku senang dengan acara ini. “Anak saya bisa belajar tentang budaya dan bermain bersama teman-temannya,” ujarnya.
MORAZEN Surabaya berharap acara ini dapat membantu generasi Alfa memahami kebahagiaan dan kesenangan dapat ditemukan dalam hal-hal sederhana, tanpa bergantung pada teknologi.[rea/aje]






