California (beritajatim.com) – Inter Milan jadi salah satu tim yang diunggulkan di Piala Dunia Antarklub kali ini. Predikat runner-up Liga Champions jadi modal. Tetapi, alih-alih tancap gas. Inter malah ditahan imbang CF Monterrey 1-1 pada matchday pertama grup E.
Bahkan, Monterrey lebih dulu unggul pada menit ke-25. Bek sekaligus kapten Sergio Ramos yang melakukannya. Tandukannya memanfaatkan assist Oliver Torres menjebol gawang gawang Inter yang dikawal Yann Sommer.
Gol via sundulan memang jadi trade mark Ramos. Dilansir Transfermarkt, bek 39 tahun itu setidaknya mencetak 61 gol dengan tandukan yang tercipta dari 59 laga.
Meski unggul secara komposisi tim, Nerazzurri hanya sanggup mencetak satu gol balasan. Yakni via kapten Lautaro Martinez di tiga menit jelang turun minum.
“Hasil ini memang kurang maksimal. Tetapi, ini baru laga pertama,” ujar Lautaro dilansir Sempre Inter.
Bagi Inter, hasil imbang pada laga yang dimainkan di Rose Bowl Stadium, California, tersebut adalah kerugian cukup besar. Sebab, mereka gagal menyamai 3 poin River Plate yang memimpin klasemen pasca mengalahkan Urawa Reds 3-1 dini hari tadi.
Hasil ini juga tidak ideal bagi Inter mengusung spirit baru bersama allenatore Cristian Chivu. Pelatih asal Rumania itu menggantikan Simone Inzaghi yang hengkang ke Al Hilal.
“Ada beberapa peluang bagus. Tetapi, kami kurang klinis di depan gawang lawan. Itu yang akan kami perbaiki (di laga selanjutnya, Red)” ucap Chivu.
Pada matchday kedua, Inter akan menghadapi Urawa Reds (22/6). Penentuan kelolosan ke 16 besar adalah saat melawan River Plate pada matchday pemungkas (26/6). (dio)






