Surabaya (beritajatim.com) – Setelah tahun lalu penjualan truk merosot hingga 30 persen akibat pandemi Covid-19. Kini PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama salah satu dealer resmi Hino untuk area Jawa Timur, PT Indomobil Prima Niaga (IPN) Surabaya optimistis mampu menjual lebih banyak unit Hino.
Hingga akhir tahun 2022 ini, HMSI mentargetkan ada penjualan mencapai 30 ribu unit. Target tersebut hampir sama dengan tahun 2019 atau sebelum pandemi. Mengingat pada tahun 2020 dan 2021, penjualan Hino mengalami penurunan yang sangat tajam.
“Penjualan truk mengikuti kondisi pertumbuhan ekonomi. Bila tahun 2022 ini, pertumbuhan ekonomi membaik, kami ikut membaik,” ungkap Santiko Wardoyo, COO, Director HMSI disela acara Customer Gathering Hino Euro4, Senin (4/7/2022).
Dikatakan Hino saat ini sudah mampu menguasai pangsa pasar hingga 65 persen di Jawa Timur dengan dari 11.000 unit total penjualan saat ini, Jatim menyumbang penjualan sekitar 3.735 unit.
Sedangkan di IPN sendiri menurut Rudyanto Surjakusuma, Regional Manager IPN Jatim, pihaknya menargetkan penjualan hingga 2816 unit.
” 57 persen konsumen kami dari general transportasi. 35 persennya untuk truk kontruksi. Sisanya pertambangan yang juga mulai besar peminatnya,” sela Rudy.
Hino menjadi pilihan karena teknologi Uero4 yang diusung. Hino telah menyiapkan DX TOOLS untuk diagnosis dan troubleshooting engine common rail sehingga lebih mudah karena cukup sambungkan DX TOOLS maka permasalahan mesin akan terdeteksi. Untuk itu kendaraan menjadi lebih singkat waktu perbaikannya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”truk”]
Selain peralatan canggih yang Hino sediakan, untuk perawatan atau perbaikan kendaraan Hino Euro4, seluruh mekanik Hino juga sudah menjalankan pelatihan atau pendidikan mengenai mesin common rail Euro4.
“Sehingga customer tidak perlu khawatir untuk melakukan perbaikan kendaraan dimanapun karena hasil kualitas yang sama akan didapat sesuai dengan standard operational procedure (SOP) dari Hino,” tambah Santiko.
Hino turut memperbarui layanan Hino Connect, yaitu telematics system yang kini sudah diupdate dengan disesuaikan dengan fitur terbaru untuk kemudahaan bisnis di era Euro4. Dimana fitur Hino connect, saat ini memiliki informasi fuel consumption untuk mengevaluasi operasional kendaraan sehingga bisnis pelanggan lebih efisien dan efektif.
Selain itu fitur terbaru lainnya adalah Point of Interest yang berfungsi untuk memenandai lokasi atau alamat tertentu untuk ditampilkan di peta Hino Connect yang berguna untuk kelancaran operasional. Multi Layer Account untuk aksesibilitas pelanggan mengalokasikan kendaraan ke cabang – cabang perusahaan secara mandiri dan Application Programming interface (API) yang dapat terintegrasi dengan sistem di internal yang sudah dimiliki customer.
“After sales adalah bagian paling penting, untuk itu Hino Euro4 sudah kami lengkapi GPS atau kami namakan Hino Connect. Kami juga berikan after sales service tanpa libur karena Hino memiliki emergency weekend support. Untuk itu, jika ada kendala di hari Minggu atau hari besar bengkel kami selalu siap membantu,” beber Santiko.
Untuk suku cadang, konsumen tak perlu khawatir terkait ketersediannya, karena suku cadang antara produk Euro 4 dan Euro 2 itu mayoritas hampir sama dan pihaknya siap menjamin ketersediaannya.
Iwan Gunarso, Chief Operating Officer PT IPN, menambahkan, pihaknya sangat senang, karena dapat memperkenalkan produk baru Hino Euro4 kepada customer di Surabaya.
“Tentu saja Hino menghadirkan best fit product untuk memenuhi kebutuhan bisnis pengusaha di Jatim. Dimana untuk Hino Euro4 line up kami sudah tingkatkan dan optimalkan seluruh varian kami seperti untuk sumbu roda 4×2, 6×2, 6×4 dan tractor head,” tandas Iwan.[rea]






