Jember (beritajatim.com) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur, meminta generasi Z atau Gen Z bisa memanfaatkan momentum pemilihan presiden kali ini untuk memilih pemimpin yang mendukung pengembangan wirausaha pemuda.
“Peran Hipmi di tahun politik penting. Bagaimana saat ini ada salah satu tokoh muda yang mewakili kita semua menjadi salah satu calon wakil presiden. Para Gen Z harus memanfaatkan momen ini,” kata Abdus Salam, pengurus Badan Pengurus Daerah Hipmi Jawa Timur, ditulis Minggu (14/1/2024).
“Ketika politik tidak diisi oleh pemuda-pemuda, pengusaha muda, bonus demografi kita adalah para pemuda. Tahun 2030 dan 2045, pemuda mencapai 70 persen di Indonesia. Tahun politik ini mengedukasi kita semua, bagaimana peran salah satu cawapres kita ini menyemangati kita semua bahwa pemuda itu bisa, baik berdikari secara bisnis maupun politik,” kata Cak Salam, sapaan akrabnya.
Ini juga membuktikan bahwa Hipmi bisa melahirkan banyak tokoh penting level nasional. “Banyak menteri yang lahir dari Hipmi. Maka ketika Hipmi terabaikan, ini sangat disayangkan. Padahal dengan bergeraknya ekonomi di Jember, Hipmi wajib dilibatkan menjadi ujung tombak sebagai miniatur contoh bergeraknya ekonomi yang terstruktur baik,” kata pria yang juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Jember ini.
Sementara itu, Ketua Bidang I BPD Hipmi Jawa Timur Rohmad Amrullah menekankan perlunya sosok pemimpin yang mendukung lahirnya pengusaha-pengusaha muda untuk menyokong perekonomian dan kesejahteraan di Indonesia.
“Siapapun yang mendukung berkembangnya kewirausahaan di Hipmi, maka akan kami dukung. Prinsipnya yang sekarang mencalonkan diri menjadi presiden dan wakil presiden adalah kader-kader terbaik bangsa. Dukungan diberikan secara personal, tapi visi yang kita dukung adalah itu: karena Hipmi organisasi kader dan independen, maka dia harus tetap independen untuk memilih sesuai hati nurani masing-masing,” kata Amrullah. [wir]






