Ponorogo (beritajatim.com) – Kabupaten Ponorogo saat ini sedang menerapkan PPKM Darurat level 3. Dalam pelaksanaan level 3 ini, ada beberapa hal yang dilonggarkan. Misalnya pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) diperbolehkan meski jumlah pesertanya masih terbatas.
Meski ada hal-hal yang dilonggarkan, Pemkab Ponorogo hingga saat ini belum membuka satdion Batoro Katong untuk masyarakat. Stadion kebanggaan kota reyog itu belum dibuka dan tertempel pengumuman bahwa untuk sementara stadion di tutup. Pengumuman itu tertempel di pintu utama stadion. Hal tersebut membuat beberapa warga kecele dan mencari tempat olahraga lain di Ponorogo.
Penutupan sementara itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Agus Sugirharto. Penutupan sementara itu, kata Agus sebagai upaya salah satu memutus tali persebaran Covid-19.
“Kalau dibuka takutnya banyak warga yang masuk dan bisa-bisa mengakibatkan kerumunan,” kata Agus, Senin (23/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Agus mengungkapkan bahwa penggunaan stadion Batoro Katong, untuk saat ini hanya untuk mereka yang latihan rutin. Misalnya latihan dari klub sepakbola Persepon. Meski ditutup, perawatan stadion masih dilakukan oleh Disbudparpora. Seperti perawatan rumput lapangan yang menggunakan 2 mesin pemotong.
“Stadion digunakan hanya untuk latihan klub Persepon. Meski ditutup untuk umum, kami masih merawatnya. Rumput lapangan juga dipotong secara berkala,” pungkasnya.
Selain stadion Batoro Katong, fasilitas olahraga lain milik Pemkab Ponorogo juga masih ditutup. Seperti kolam renang, GOR Singodimedjo, dan Taman Klonosewandono. [end/but]






