Surabaya (beritajatim.com) – Pernah mengalami kram atau nyeri perut yang sangat tajam secara tiba-tiba? Bisa jadi bunda terkena gejala kolik abdomen. Selain menimpa orang dewasa ternyata kondisi ini juga dapat terjadi ke buah hati, lho. Tentu kondisi ini tidak boleh diabaikan dan harus mendapatkan perawatan dari medis.
Pada kebanyakan kasus, kondisi nyeri perut hebat ini dapat membaik seiring waktu, dibantu dengan perawatan dari rumah. Tetapi jika gejala yang bunda rasakan tidak kunjung usai. Anda bisa berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Perlu diketahui jika kolik abdomen merupakan sakit perut yang hebat yang sifatnya bisa hilang maupun timbul kapan saja. Gejala ini disebabkan karena kontraksi otot, penyumbatan, ataupun peradangan pada lambung, ginjal, hingga saluran kemih.
Walaupun cukup sulit untuk mendiagnosis apa penyebab dari kram perut ini secara pasti. Namun berikut beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kolik abdomen.
1. Gas berlebih di perut
Gas berlebihan di dalam perut disinyalir dapat menyebabkan nyeri ringan hingga berat. Hal ini disebabkan bisa karena virus perut, menelan terlalu banyak udara, sindrom iritasi usus besar, gangguan percernaan, dan masih banyak lagi.
2. Dehidrasi
Kondisi ketika cairan tubuh hilang daripada yang dikonsumsi juga dapat menyebabkan nyeri pada perut. Hal ini lantaran otot membutuhkan partikel cairan seperti kalsium, magnesium, dan potassium untuk berkerja secara normal dan tidak tegang.
3. Penyakit radang usus
Kondisi ini juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kolik abdomen. Kondisi ini lebih sering dikenal sebagai penyakit crohn yakni nyeri perut hebat yang disertai dengan diare tidak berdarah.
Selain itu penyakit radang usus ini juga dapat menyebabkan colitis ulserativas yaknik kram perut yang menyebabkan diare berdarah.
[berita-terkait number=”3″ tag=”makanan”]
Tetapi bagi bunda yang sedang menyusui juga perlu hati-hati dalam mengonsumsi berbagai makanan agar bayi Anda tidak mengalami kolik obdamen. Diantaranya:
1. Kafein
Tidak hanya pada kopi, kafein juga terdapat pada cokelat, teh, minuman bersoda hingga obat-obatan yang dijual bebas. Agar bayi Anda tidak rewel dan Anda bisa istirahat dengan tenang, bunda bisa membatasi mengonsumsi kafein karena tidak baik untuk ibu menyusui.
2. Makanan alergen
Selain kafein, ternyata makanan lain yang perlu diwaspadai adalah gandum, jagung, kedelai, kacang tanah, rempah-rempah dan telur. Berberapa makanan tersebut dipercaya dapat menimbulkan masalah pada si buah hati.
Nah untuk itu Anda harus menghindari makanan dan meminum rutin supelemen enzim pencernaan pancreas dengan makanan. Hal ini agar pencernaan Anda bisa normal dan bisa membuat zat-zat bermasalah tidak sampai ke ASI.
3. Susu sapi
Mengonsumsi susu sapi memang memiliki manfaat tersendiri untuk ibu menyusui, namun nyatanya susu sapi dapat membuat bayi kolik. Oleh karena itu bunda harus menghindari prodak yang megandung susu sapi agar si kecil tidak rewel.
Nah itulah tadi beberapa penyebab kolik abdomen yang perlu dihindari bunda dan si buah hati. Agar si kecil tetap terjaga dan bunda tidak repot-repot untuk menenangkannya. (frs/ian)






