Tuban (beritajatim.com) – Truk trailer yang mengangkut besi menabrak truk tangki, kemudian masuk ke sungai yang ada di pinggir jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan Tuban-Surabaya, Dusun Temangkar, Desa Widang, Kecamatan Widang, Jumat (27/8/2021).
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, proses evakuasi berlangsung cukup lama dan mengakibatkan kemacetan panjang di jalan nasional.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-tuban”]
Data yang dihimpun beritajatim.com, kecelakaan itu berawal saat truk trailer dengan nomor polisi L 9338 UI berjalan dari arah utara. Truk bermuatan besi itu dikemudikan Mahmud (56), warga Desa Sembungrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
“Kendaraan trailer itu berjalan dari utara ke selatan. Saat sampai di lokasi pengemudi kurang konsentrasi dan membuat kendaraan oleng hingga masuk ke jalur kanan,” terang Ipda Eko Sulistyo, Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban.
Saat trailer itu masuk ke jalur kanan, terdapat truk tangki tronton Nopol L 8122 UC yang dikemudikan Imam Syafi’i (27), warga Desa Plubungan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Truk tangki tronton tersebut berjalan dari arah selatan atau dari arah Surabaya menuju Tuban.
“Truk trailer menabrak bagian kanan truk tangki dan kemudian masih terus melaju hingga masuk ke sungai yang ada di sebelah barat jalan. Akibatnya kedua kendaraan mengalami kerusakan material,” sambungnya.
Selain mengakibatkan kerusakan pada kendaraan, puluhan ton besi siku yang diangkut truk trailer tersebut juga tumpah ke sungai. Sehingga proses evakuasi berlangsung lama. Petugas juga medatangkan alat berat guna mengevakuasi besi-besi yang jatuh di sungai.
Sementara itu, petugas kepolisian dari Sat Lantas Polres Tuban langsung diterjunkan ke lokasi guna pengaturan arus. Selama proses evakuasi petugas Sat Lantas melakukan buka tutup di jalan nasional itu. Tujuannya, agar arus lalu lintas tetap lancar dan meminimalisir penumpukan arus. [mut/suf]







