Bangkalan (beritajatim.com) – Berangkat untuk mencari ikan, Marzuki (48) warga Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, hilang. Pria berprofesi nelayan itu ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang selama 6 hari.
KBO Satpolair Polres Bangkalan, Iptu Joko Purwo mengatakan, korban semula berangkat mencari ikan bersama keponakannya usai salat Jumat (1/9/2023). Tak lama kemudian, ia turun dari perahunya dan berjalan di atas lumpur setinggi lutut.
“Lalu korban ini terus berjalan ke tengah dan tersapu ombak, keponakannya yang melihat korban tidak berani menolong,” terangnya, Rabu (6/9/2023).
Lalu keponakan korban bergegas mencari bantuan warga setempat serta melaporkan kejadian itu pada kepala desa dan polisi.
“Kami mulai melakukan pencarian dibantu oleh warga sekitar dantim SAR,” tambahnya.
BACA JUGA:
Nelayan Pendukung Ganjar Diskusi Peningkatan Kapasitas Garam
Pencairan terus diperluas hingga perairan Karang Anyar Kecamatan Kwanyar. Korban yang selama 6 hari hilang, ditemukan petugas tersangkut di pohon bakau yang berada di tepian laut pada pukul 11.30 WIB tadi. Korban ditemukan dalam kondisi utuh dan membusuk.
“Korban ditemukan tersangkut di akar bakau sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban masih utuh hanya terdapat beberapa luka akibat goresan batu dan akar bakau,” pungkasnya. [sar/but]






