Surabaya (beritajatim.com)– Blender sering dianggap alat serba bisa. Apa pun mau dijadikan smoothie, saus, atau minuman instan, tinggal dimasukkan ke blender lalu nyalakan. Praktis, cepat, dan kelihatannya aman. Tapi faktanya, nggak semua bahan makanan cocok atau aman untuk diblender. Beberapa bahan justru bisa merusak blender, bikin hasil olahan nggak maksimal, bahkan berdampak buruk bagi tubuh kalau dikonsumsi. Jadi, agar tidak salah langkah, ini daftar bahan makanan yang sebaiknya tidak atau kurang disarankan untuk diblender, lengkap dengan alasannya.
1. Buah Beku
Buah beku memang sering jadi andalan untuk smoothie, tapi sebenarnya ini cukup berisiko terutama kalau blender yang dipakai bukan tipe heavy-duty. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka pisau blender cepat tumpul dan bisa membebani motor blender hingga mudah rusak. Selain itu, hasih smoothie bisa menggumpal dan sulit tercampur merata.
2. Semua Bahan yang Bertulang
Ayam, ikan, atau daging yang masih mengandung tulang sebaiknya jangan langsung diblender. Tulang keras ternyata bisa merusak pisau blender dan pecahannya bisa menjadi berbahaya jika ikut tertelan. Jadi, pastikan tulang benar-benar dipisahkan sebelum proses pengolahan.
3. Sayuran Hijau
Bayam, kale, sawi, atau seledri memang sehat, tapi ketika diblender, terutama dalam jumlah banyak, justru bisa menimbulkan masalah. Sayuran hijau mengandung serat kasar dan senyawa oksalat sehingga jika diminum dalam bentuk cair maka akan menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, dan risiko batu ginjal.
4. Kacang-Kacangan
Kacang tanah, almond, kacang mete, dan sejenisnya punya tekstur keras dan kandungan lemak tinggi. Jika diblender tanpa teknik yang tepat, hasilnya bisa menggumpal dan berminyak. Selain itu, blender juga bisa cepat panas, pisau bekerja terlalu berat, dan tekstur jadi tidak halus dan sulit dicerna
5. Bawang
Bawang merah, bawang putih, atau bawang bombay sebenarnya tidak berbahaya, tapi kurang disarankan untuk diblender mentah. Saat diblender, bawang akan melepaskan senyawa sulfur berlebih, menghasilkan rasa pahit dan tajam, serta menyebabkan iritasi lambung pada sebagian orang
6. Tomat Kering
Tomat kering punya tekstur keras dan liat. Ketika diblender, sering kali tidak hancur sempurna dan justru membebani mesin. Selain itu, tomat kering mengandung garam tinggi sehingga membuat rasanya terlalu kuat. Tapi jika kamu tetap ingin melakukan hal tersebut, sebaiknya direndam air hangat dulu agar lebih lunak.
7. Adonan
Adonan roti, donat, atau kue tidak cocok sama sekali untuk blender. Teksturnya lengket dan elastis, bisa menempel di pisau dan membuat mesin bekerja ekstra keras. Untuk adonan, kamu harus menggunakan mixer atau uleni manual agar hasilnya maksimal.
Blender memang merupakan alat dapur yang praktis, tapi bukan berarti semua bahan bisa diproses dengan cara yang sama. Salah memilih bahan justru bisa merusak alat dan mengurangi manfaat gizi sehingga membahayakan kesehatan. [Pranata Dewi Ratna Swari]






