Magetan (beritajatim.com) – Bunda Nanik atau Nanik Endang Rusminiarti muncul sebagai sosok yang paling populer dan memiliki elektabilitas tertinggi di antara calon potensial lainnya dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Magetan 2024.
Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan WE Institut. Survei yang baru saja dirilis ini dilakukan pada 30 Juli hingga 5 Agustus 2024. Survei melibatkan 600 responden dan menunjukkan peta kekuatan calon serta preferensi pemilih di Kabupaten Magetan.
“Dari hasil survei, nama Nanik Endang Rusminiarti atau lekat disapa Bunda Nanik atau Nanik Sumantri muncul sebagai sosok yang paling populer dan memiliki elektabilitas tertinggi di antara calon potensial lainnya,” kata kata Sugeng Siswanto, Direktur WE Institute, Senin (12/8/2024).
“Baik dalam pertanyaan tertutup maupun terbuka, nama Nanik Sumantri selalu menempati posisi teratas. Bahkan, dalam simulasi pasangan calon, Nanik Sumantri selalu unggul ketika dipasangkan dengan berbagai calon wakil bupati,” lanjutnya.
Beberapa faktor yang mendukung elektabilitas tinggi Bunda Nanik antara lain: Kinerja yang memuaskan: Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bunda Nanik sebagai Wakil Bupati sangat tinggi.
Popularitas yang tinggi: Nama Nanik Sumantri sangat dikenal oleh masyarakat Kabupaten Magetan. Dukungan partai politik: Dukungan dari partai politik besar seperti PKB semakin memperkuat posisinya.
Meskipun Nanik Sumantri unggul, persaingan Pilkada Magetan diprediksi akan tetap ketat. Beberapa calon lain seperti Sujatno, Suprawoto, dan Suyatni Priasmoro juga memiliki potensi untuk meraih suara signifikan. Selain itu, tingkat loyalitas pemilih di Kabupaten Magetan masih tergolong rendah, sehingga masih ada kemungkinan terjadi pergeseran dukungan hingga hari pemilihan,” terangnya.
Dalam pertanyaan elektabilitas tertutup 14 nama tokoh sebagai Bupati, Nanik Endang Rusminiarti jadi tokoh teratas dengan 37,8 persen, Sujatno 19,8 persen, Suprawoto 14,2 persen, Suyatni Priasmoro 10,70 persen.
Sementara nama lain mendapatkan presentase dibawah 5 persen. Kemudian, dalam pertanyaan elektabilitas tertutup wakil Bupati, Suyatni Priasmoro mendapatkan elektabilitas wabup tertinggi dengan 36,3 persen, Ida Yuhan 10,5 persen, Hergunadi 10 persen, Mohyar 7,5 persen, dan Sujatno 7 persen. Sementara nama lain mendapatkan presentase di bawah 5 persen.
Berdasarkan hasil survei, WE Institut merekomendasikan pasangan Nanik Sumantri-Suyatni Priasmoro sebagai pasangan yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Magetan. Namun, pasangan lain seperti Suprawoto-Hergunadi atau Sujatno-Ida Yuhana juga perlu diwaspadai. [fiq/suf]






