Malang (beritajatim.com) – Mahasantri Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian alam melalui aksi bersih-bersih yang digelar pada Minggu, (13/10/2024) kemarin. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB ini diadakan di depan gedung Rektorat dengan melibatkan sekitar 200 peserta.
Aksi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen kampus, termasuk civitas akademika, Ma’had, Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas, dan Kelompok Aktivis Lingkungan Kampus (KALIKU). Mayoritas peserta adalah mahasantri Ma’had Sunan Ampel al-Aly (MSAA) UIN Malang.
Bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, acara ini juga diramaikan dengan penampilan yel-yel dari mahasantri mabna Al-Faraby dan Ummu Salamah. Penampilan ini menambah semangat seluruh peserta.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, turut serta dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam konteks isu global saat ini.
“Terima kasih atas partisipasi kita semua. Saat ini, isu lingkungan menjadi sangat penting, termasuk masalah pencemaran air. Semoga kampus lain juga mengikuti langkah kita dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Prof. Ilfi.

Ketua KALIKU, Sugeng Widodo, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini dan berharap kebiasaan menjaga kebersihan akan dibawa hingga ke lingkungan rumah masing-masing. Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan bersih-bersih berikutnya yang akan dilakukan di sungai Sukun.
“Nanti diperkirakan terdapat sekitar 50 ton sampah. Aksi tersebut akan melibatkan 3000 mahasantri,” ujar Sugeng.
DEMA Universitas, Amar Sidiq, koordinator bidang Politik dan Hukum, juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga lingkungan. “Mahasiswa tidak hanya berkutat pada teori di kelas atau aksi demonstrasi. Kita harus menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan,” tegas Amar.
Aksi bersih ini dibagi menjadi tiga kelompok, dua di antaranya membersihkan area sekitar rektorat, sementara kelompok lainnya membersihkan kawasan gedung D di bagian belakang kampus. Para peserta juga turun langsung ke sungai untuk memungut sampah dan membersihkan area yang tercemar.
Gerakan ini menjadi wujud kolaborasi dari berbagai pihak di UIN Malang dalam menjaga kebersihan. Acara ini menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan sekitar kampus. [dan/aje]






