Ngawi (beritajatim.com) – Hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi diwarnai dengan pengamanan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan pelajar. Sebanyak sekitar 3.000 porsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, didistribusikan kepada siswa pada Senin (13/7/2026) dengan pengawalan aparat kepolisian.
Pengamanan dilakukan oleh personel Polsubsektor Kasreman yang dipimpin langsung Kapolsubsektor Kasreman Iptu Taufik Kasana. Kehadiran personel di lokasi bertujuan memastikan seluruh proses distribusi makanan bergizi berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran, bertepatan dengan dimulainya aktivitas belajar mengajar setelah libur sekolah.
Patroli dan pengamanan difokuskan di area SPPG Polri Desa Cangakan sebagai titik penyaluran makanan. Selain menjaga keamanan, petugas juga memantau kelancaran proses distribusi agar tidak terjadi hambatan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program maupun kegiatan belajar siswa.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, penyaluran sekitar 3.000 porsi MBG berlangsung sesuai rencana. Seluruh rangkaian distribusi berjalan tertib tanpa kendala berarti, sehingga makanan dapat diterima para siswa pada hari pertama sekolah.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan keterlibatan Polri dalam pengamanan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk pada hari pertama masuk sekolah dan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis. Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman dan masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKBP Prayoga.
Menurutnya, momentum hari pertama sekolah menjadi salah satu waktu yang memerlukan perhatian khusus karena meningkatnya aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas siswa, orang tua, hingga proses distribusi berbagai layanan pendukung pendidikan, termasuk program pemenuhan gizi.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Ketersediaan asupan makanan bergizi diharapkan mampu mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta tumbuh kembang anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
Di sisi lain, pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian memberikan kepastian bahwa proses distribusi bantuan pangan dapat berjalan sesuai prosedur. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif pada awal tahun ajaran baru, ketika aktivitas pendidikan kembali berlangsung secara penuh.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan di wilayah hukum Polsubsektor Kasreman dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan yang menghambat distribusi makanan maupun aktivitas belajar para siswa.
Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan pemenuhan gizi bagi pelajar. Ke depan, pengawasan dan pengamanan terhadap penyaluran Program Makan Bergizi Gratis akan terus dilakukan agar pelaksanaannya berlangsung konsisten, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Ngawi. [fiq/kun]






