Sumenep (beritajatim.com) – Sejumlah mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep dan Pokmaswas ‘Reng Paseser’ terlihat sibuk memunguti sampah di areal penanaman mangrove, di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
“Aksi bersih-bersih dan pungut sampah ini kami lakukan bersama mahasiswa PKL Unija, untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) hari ini. Kebetulan sekarang ini juga bertepatan dengan 7 tahun umur Pokmaswas Reng Paseser,” kata Sekretaris Pokmaswas ‘Reng Paseser’, Fadel Abu Aufa, Rabu (21/02/2024).
Ia menjelaskan, sampah yang dibersihkan dan dipungut merupakan sampah plastik di areal penanaman mangrove di Desa Tanjung yang merupakan kawasan pesisir pantai. “Disini kami memungut sampah berupa tali dan plastik-plastik, agar tidak mengganggu dan mengotori area mangrove,” ujarnya.
Sebelum melakukan aksi bersih-bersih sampah, para mahasiswa melakukan penanaman 100 bibit pohon mangrove jenis rhizophora stylosa dan rhizophora apiculata.
Ketua kelompok 7 PKL UNIJA, Dindi, mengaku bangga bisa menjadi bagian kegiatan penyelamatan lingkungan pesisir dari ancaman abrasi air laut yang mengikis pantai. “Tanaman mangrove ini sangat diperlukan untuk mencegah makin meluasnya abrasi. Bersama Pokmaswas ‘Reng Paseser’ ini, kami juga belajar bagaimana cara menanam mangrove dan bagaimana membudidayakannya,” ujarnya. (tem/kun)






