Ringkasan Berita:
- Kabupaten Blitar masuk 10 besar literasi Jawa Timur
- Tingkat literasi mencapai 83,7 persen kategori “Baik”
- Program literasi hingga desa jadi kunci peningkatan
- Pemkab dorong penguatan literasi untuk tingkatkan kualitas SDM
Blitar (beritajatim.com) – Momentum Hari Buku Nasional 2026 menjadi catatan penting bagi Kabupaten Blitar. Daerah yang dikenal sebagai Bumi Penataran ini resmi masuk dalam 10 besar wilayah dengan tingkat literasi terbaik di Jawa Timur.
Capaian tersebut menunjukkan penguatan signifikan dalam minat baca serta akses informasi di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, Jumali, mengungkapkan bahwa berdasarkan penilaian terbaru, tingkat literasi di wilayahnya telah mencapai 83,7 persen.
“Hitungannya tingkat literasi kita saat ini mencapai 83,7 persen. Ini masuk dalam kategori ‘Baik’. Di Jawa Timur, kita berhasil menduduki urutan 10 besar,” ujarnya, Jumat (24/5/2026).
Menurut Jumali, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi program literasi yang dijalankan hingga ke tingkat desa. Upaya mendekatkan akses buku melalui perpustakaan desa, taman baca, serta layanan perpustakaan keliling menjadi faktor utama peningkatan.
Kategori “Baik” yang disematkan menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu membaca secara fungsional, tetapi juga memiliki kemampuan memahami dan mengolah informasi secara lebih mendalam.
Meski telah menembus 10 besar Jawa Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar menegaskan tidak akan berpuas diri. Berbagai upaya peningkatan fasilitas dan koleksi literasi, baik cetak maupun digital, akan terus dilakukan.
“Ini adalah kado manis untuk seluruh masyarakat Kabupaten Blitar di Hari Buku Nasional. Harapannya, budaya membaca ini terus tumbuh dan menjadi fondasi bagi peningkatan sumber daya manusia yang lebih unggul di masa depan,” imbuh Jumali.
Pencapaian ini diharapkan turut mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Blitar, sekaligus menjadi bukti bahwa di tengah arus digital, budaya literasi masyarakat tetap terjaga kuat. [owi/beq]






