Magetan (beritajatim.com) – Harga set top box (STB) di Kabupaten Magetan naik gila-gilaan usai analog switch off (ASO) di beberapa daerah menjelang ASO di wilayah Jawa Timur 9.
Pedagang keberatan untuk kulakan, bahkan pedagang curiga ada permainan di tingkat distributor dengan sengaja mengurangi pasokan barang.
Salah satunya Firman Sugiono, pedagang alat elektronik dan ponsel di Jalan Pasar Legi, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Magetan, membenarkan jika saat ini kenaikan SYB mencapai Rp50.000 lebih per unit. Sebelumnya, yang paling murah dia jual Rp180.000 kini jadi Rp240.000. Belum merk lain yang lebih tinggi harganya.
“Harga naik gila-gilaan. Kami para pedagang saja merasa kalau sudah sulit untuk kulakan, apalagi masyarakat yang saat ini butuh karena mereka yang pakai TV analog pasti butuh STB. Kami menduga ada pengurangan pasokan yang berindikasi permainan untuk menaikkan harga,” kata Firman, Selasa (8/11/2022).
Dia menyebut jika jauh sebelum ASO di wilayah Jawa Timur, peminat STB sudah cukup banyak dan harga masih stabil.
Pasokan barang pun tak ada masalah dan dia tetap bisa mendatangkan unit sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun, kini agak kesulitan karena pasokan barang seperti sengaja dikurangi agar harga bisa naik di tengah tingginya permintaan para pembeli.
“Ini dugaan saja ya. Tapi yang jelas, bukan cuma di Jakarta saja yang naik, tapi di sini juga sudah terjadi kenaikan. Kami mau kulakan sulit, harga terlalu tinggi, kalau ada modal pasti barangnya juga gak banyak,” kata pria 30 tahun itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”televisi-digital”]
Dilansir dari djar.id, STB adalah alat atau decoder yang dibutuhkan agar pengguna TV analog bisa menikmati siaran TV digital. Decoder sendiri berarti pengurai kode atau alat yang dapat mengubah sinyal elektronik ke dalam suara atau gambar. Dengan STB, sinyal digital dapat dikonversikan atau diubah menjadi suara dan gambar yang bisa ditampilkan dalam TV analog.
Dengan adanya STB, pemilik TV analog tidak perlu mengganti ke TV digital agar tetap bisa menikmati siaran. STB tidak membutuhkan parabola khusus untuk dapat menerima sinyal digital. Namun, yang diperlukan hanyalah antena televisi biasa atau antena UHF-VHF. (fiq/ted)






