Magetan (beritajatim.com) – Harga jual tebu tingkat petani yang dianggap murah, membuat petani tebu di Ngariboyo, Magetan mengharap ada sosok yang bisa mengubah nasib dan memperjuangkan petani.
Petani tebu beryakinan sosok Gus Muhaimin akan peduli dan memperjuangkan para Petani Tebu dengan membawa aspirasi para kelompok Petani Tebu yang mempunyai masalah lain yaitu Kelangkaan pupuk sehingga mendukung maju menjadi Presiden 2024 mendatang.
Petani tebu di Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan pun mendeklarasikan dukungan. Mereka menyuarakan dukungan dan menyatakan keikutsertaan dalam memilih Presiden Republik Indonesia Tahun 2024 Mendatang.
Mereka beryakinan bahwa sosok yang akan didukung, nantinya akan membawa kemakmuran terutama bagi Petani Tebu. Mengingat permasalahan harga Tebu hasil panen yang sangat murah dan Kelangkaan Pupuk Ketika proses penanaman.
“Harga jual tebu tingkat petani hanya Rp47.000 per kuintalnya. Itu tidak sebanding dengan mahalnya pupuk. Kami mendambakan seseorang yang hsia memperjuangkan kami dan membantu kami mengubah nasib,” kata Roc Handhi Hatta, salah satu perwakilan petani tebu.
Andik, sapaan akrab Roc Handhi Hata, menilai sosok Gus Muhaimin selain sebagai Kyai, yang juga merupakan aktivis sehingga tidak diragukan lagi kiprahnya untuk memperjuangkan petani agar semakin sejahtera. Pihaknya bakal mengawal Gus Muhaimin dengan melakukan gerakan atau sosialisasi terhadap masyarakat secara umum
“Gus Muhaimin sosok yang sederhana dan familiar diyakini mengerti betul permasalahan yang dibutuhkan masyarakat khususnya petani tebu,” pungkasnya. [fiq/kun]
BACA JUGA:






