Surabaya (beritajatim.com)- Investasi emas memang menjanjikan, tapi salah langkah bisa berujung kerugian besar. Bukan untung yang datang, malah buntung karena tertipu emas palsu atau bodong. Jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memastikan keaslian emas, baik emas batangan maupun perhiasan.
Berikut lima metode populer yang direkomendasikan oleh Galeri 24 untuk membedakan emas asli dan palsu:
1. Cek Tanda Khusus atau Kode Produksi
Emas asli biasanya memiliki stempel resmi berupa nomor atau kode tertentu. Kode ini menandakan kadar kemurnian emas, seperti “999” untuk emas 24 karat. Cermati bagian permukaan logam, terutama di sisi dalam cincin atau belakang liontin.
Namun perlu diingat, tanda ini bisa memudar seiring waktu, terutama pada perhiasan yang sering dipakai. Oleh karena itu, pemeriksaan visual sebaiknya dilengkapi dengan metode lain.
2. Uji dengan Magnet
Emas adalah logam non-magnetik. Artinya, emas murni tidak akan tertarik oleh magnet. Jika perhiasanmu tertarik pada magnet, besar kemungkinan itu campuran logam lain atau bahkan palsu.
Gunakan magnet yang cukup kuat, seperti magnet neodimium. Hindari menggunakan magnet kulkas karena daya tariknya terlalu lemah.
3. Tes Tenggelam dalam Air
Uji kepadatan sangat efektif untuk mendeteksi keaslian emas. Caranya sederhana: masukkan emas ke dalam segelas air. Emas asli akan langsung tenggelam karena memiliki massa jenis tinggi (sekitar 19 gram/ml untuk emas 24K).
Pastikan emas tidak memiliki tambahan hiasan seperti batu permata yang bisa memengaruhi hasil uji.
4. Perhatikan Keausan dan Warna Asli
Emas asli tidak mudah pudar atau berubah warna. Jika kamu melihat ada bagian yang mengelupas, terlihat warna logam lain seperti tembaga atau perak, itu tanda bahwa emas hanya lapisan luar alias berlapis emas.
Perhatikan area yang sering bergesekan, seperti bagian dalam cincin atau rantai kalung.
5. Uji Asam Nitrat (Hanya oleh Ahli)
Metode ini paling akurat, tapi juga paling berisiko jika tidak dilakukan dengan benar. Tes ini menggunakan asam nitrat untuk melihat reaksi kimia pada logam.
Jika muncul warna hijau → logam tidak mulia
Jika bereaksi seperti susu → kemungkinan perak berlapis emas
Jika tidak bereaksi sama sekali → emas asli
Jangan lakukan uji ini sendiri. Sebaiknya serahkan pada ahli perhiasan atau laboratorium terpercaya.
Jadi waspadai Harga Murah yang Mencurigakan
Jangan tergiur dengan harga emas yang terlalu murah. Selalu beli di toko atau platform yang sudah tersertifikasi. Dan yang paling penting: pastikan emas disertai sertifikat resmi.
Ingat! investasi cerdas dimulai dari pengetahuan yang cukup. Dengan lima cara di atas, kamu bisa menghindari penipuan dan memastikan emas yang kamu beli benar-benar murni dan bernilai. [aje]






