Surabaya (beritajatim.com)- Harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu pengeluaran yang perlu diperhatikan masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang memiliki mobilitas tinggi. Pada Senin, 21 September 2026, harga BBM di Surabaya masih mengacu pada penyesuaian yang dilakukan sejumlah badan usaha sejak awal September.
Pada kelompok BBM Pertamina, harga Pertalite masih bertahan di Rp10.000 per liter. Sementara Biosolar subsidi berada di angka Rp6.800 per liter.
Harga Pertamax juga belum mengalami perubahan dan masih dipatok Rp15.950 per liter. Angka tersebut membuat selisih harga dengan Pertalite mencapai Rp5.950 per liter.
Di kelas BBM beroktan lebih tinggi, Pertamax Turbo dijual Rp19.600 per liter. Sementara Pertamax Green 95 kini mencapai Rp19.150 per liter setelah mengalami kenaikan Rp2.550 per liter dari harga sebelumnya Rp16.600.
Kenaikan cukup besar terjadi pada BBM diesel. Dexlite kini berada di level Rp23.700 per liter atau naik Rp4.000 dibandingkan harga sebelumnya. Pertamina Dex juga naik Rp4.050 menjadi Rp25.200 per liter.
Penyesuaian harga tersebut tidak terjadi pada seluruh produk. Pertalite, Biosolar, Pertamax, dan sejumlah produk lainnya tetap menggunakan harga sebelumnya.
Di SPBU swasta, BP 92 tercatat Rp16.130 per liter. BP Ultimate berada di angka Rp19.330 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter.
Shell V-Power Diesel juga berada di level Rp25.420 per liter. Namun, ketersediaan BBM Shell perlu diperhatikan karena tidak semua jenis produk tersedia di setiap SPBU. Informasi Shell menunjukkan sejumlah SPBU di Surabaya masih menyediakan layanan BBM diesel tersebut.
Perbedaan harga BBM tersebut membuat konsumen memiliki sejumlah pilihan sesuai jenis kendaraan dan spesifikasi mesin. Untuk kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi, harga Pertalite dan Biosolar masih menjadi acuan yang sama seperti sebelumnya.
Sementara bagi pengguna BBM nonsubsidi, perubahan paling terasa terdapat pada sejumlah produk beroktan tinggi dan BBM diesel. Karena harga dan ketersediaan produk dapat berbeda menurut operator dan lokasi SPBU, konsumen disarankan mengecek informasi terbaru sebelum melakukan pengisian.
Data harga Pertamina untuk Jawa Timur yang menjadi acuan Surabaya menunjukkan harga tersebut masih berlaku sepanjang September 2026, kecuali terdapat pengumuman penyesuaian baru dari masing-masing badan usaha. [aje]






