Gresik (beritajatim.com) – Harga bapok (bahan pokok) di Kabupaten Gresik terpantau relatif stabil jelang Lebaran 2023. Dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) serta pengecekan yang dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah bersama tim satgas pangan, tidak ada kenaikan harga yang mencolok.
Sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai, daging, telur, serta lainnya tidak ada kenaikan harga. Sebaliknya, harga beras yang sempat naik kini cenderung turun dan stabil
“Harga beras saat ini perkilonya bervariasi mulai dari Rp11 ribu perkilo hingga Rp12.500 perkilo. Sementara untuk ikan cenderung naik karena permintaan tinggi seiring adanya pasar bandeng,” ujar Wagub Gresik Aminatun Habibah saat melakukan sidak di Pasar Kota Baru Gresik, Selasa (18/4/2023).
Aminatun menjelaskan untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti telur, cabai, dan daging tidak ada kenaikan. Artinya, harga masih stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
Baca Juga:
Antisipasi Kebakaran di Hari Raya Lebaran, 118 Personel Damkarla Gresik Disiagakan
“Stok sembako aman sampai lebaran masyarakat tak perlu khawatir kehabisan,” ungkapnya.
Dari hasil sidak serta pengecekan harga ini, lanjut Aminatun, nantinya dilaporkan ke pemerintah pusat sebagai bahan monitoring terkait kebutuhan bahan pokok menjelang lebaran.
Sementara itu, Kamisi (54), pedagang daging di Pasar Baru Gresik mengatakan, saat ini harga daging yang dijual relatif stabil, tidak ada kenaikan. Harga daing sapi perkilonya Rp100 ribu. Selain itu, permintaan dari konsumen juga tinggi.
Baca Juga:
Tradisi Malam Selawe di Gresik dan Geliat UMKM
“Tidak ada kenaikan harga. Sebelumnya tiga minggu yang lalu sempat di harga Rp125 ribu perkilonya. Sekarang malah turun harga,” katanya.
Selain melakukan sidak di Pasar Baru Gresik. Rombongan Wabup Gresik bersama tim satgas pangan juga melakukan pengecekan di ritel modern guna melihat barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. [dny/beq]






