Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Hanura Jatim menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Surabaya selama dua hari di Quest Hotel Darmo Surabaya, sejak Jumat (26/7/2024). Rapimda diikuti para pengurus dari 38 kabupaten/kota. Acara ini membahas arah dukungan Pilgub Jatim dan pilkada kabupaten/kota.
Ketua DPD Partai Hanura Jatim, Yunianto ‘Masteng’ Wahyudi mengatakan, bahwa ada sejumlah nama yang telah diinventarisir sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Timur. Di antaranya, adalah pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.
Namun, Khofifah-Emil disebut bukanlah satu-satunya. “Untuk Pilgub Jawa Timur, kami masih menunggu proses itu, meskipun beberapa partai politik telah berkomunikasi bahkan ada 8 partai ke Bu Khofifah-Mas Emil,” katanya kepada wartawan.
Menurut Masteng sapaan akrab Yunianto, ada sejumlah pertimbangan partainya untuk menentukan calon gubernur yang akan diusung. Di antaranya, pertimbangan kapabilitas, akseptabilitas, elektabilitas, serta program kerja yang akan dibawa.
“Termasuk juga mendengarkan masukan kader daerah. Nanti, pada saatnya akan kami umumkan kepada publik, Hanura berada di mana,” ujarnya dengan didampingi Sekretaris Hanura Jatim, Kakung Santosa tersebut.
Dia melanjutkan, momentum Rapimda turut menjadi ajang mendengarkan harapan pengurus di kabupaten/kota. Para kader bisa menyampaikan harapan rakyat yang didengarkan di akar rumput.
“Rapimda menjadi momentum untuk check sound ke teman-teman (pengurus) di kabupaten/kota. Responnya seperti apa?” tuturnya.
Hanura sebagai partai yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud di Pemilihan Presiden lalu turut mengikuti dinamika di PDI Perjuangan dan PKB. Mengingat, kedua partai tersebut juga belum menentukan arah dukungan.
“Fenomena PKB, PDIP, dan lainnnya yang saat ini sedang berkontemplasi juga akan menjadi pertimbangan. Sehingga, saat ini kami masih berproses,” imbuhnya..
Di luar nama Khofifah-Emil, Masteng mengaku telah bertemu beberapa Bacagub dan Bacawagub lainnya. “Kami sudah bertemu dengan beberapa tokoh yang namanya juga telah beredar sejauh ini,” tukasnya.
Disinggung soal nama Tri Rismaharini sebagai Bakal Calon Gubernur yang juga disuarakan di internal PDI Perjuangan, pihaknya juga belum menutup kemungkinan. “Kami belum memastikan. Nanti pada saatnya akan diumumkan,” katanya.
Selain membahas persiapan Pilkada Jatim, Rapimda juga mengevaluasi hasil Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2024. Serta, membahas persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura.
“Rapimda ini menindaklanjuti arahan Ketua Umum (Oesman Sapta Odang) setelah penyelenggara Rapimnas beberapa waktu lalu. Nantinya, hasil rekomendasi Rapimda juga akan kami sampaikan ke DPP,” kata Masteng.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Hanura, Akhmad Muqowam menambahkan, Rapimda tersebut bisa melahirkan strategi pemenangan di Pilkada. Serta, Pemilu 2029 mendatang.
“Tiga dimensi waktu itu penting: kemarin, hari ini, dan besok, kita mau berbuat apa. Sebagai organisasi, Hanura Jawa Timur menindaklanjuti hasil Pemilu 2024 serta menjelang Pilkada Provinsi maupun kabupaten/kota, harus segera disikapi oleh teman-teman Jawa Timur,” katanya.
“Rapimda menjadi penting untuk membahas persepektif partai ke depan seperti apa. Pilkada menjadi salah satu momentum penting bagi Hanura, baik di level kabupaten/kota maupun provinsi,” pungkasnya. [tok/suf]






