Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji buka suara terkait munculnya tiga nama calon penantang Khofifah Indar Parawansa dari PDI Perjuangan.
“Sebenarnya kami berharap tidak muncul tiga nama, kami harapkan muncul satu nama. Ini agar kami bisa memetakan keadaan. Kalau muncul tiga nama, kami masih menduga-duga, ini betul-betul dari tiga nama itu yang berangkat, atau nama lain yang berangkat atau bahkan malah nggak ada yang berangkat sama sekali. Kalau satu nama yang muncul, kan sudah pasti,” kata Sarmuji kepada beritajatim.com usai penyerahan Surat Keputusan dan Surat Tugas kepada 13 bakal calon kepala daerah di kanto Golkar Jatim, Kamis (25/7/2024) malam.
Dia menegaskan, Golkar Jatim akan siap memenangkan pasangan Khofifah-Emil berhadapan dengan rivalnya nanti di Pilgub Jatim 2024, maupun jika melawan kotak kosong. “Kita mempersiapkan diri, kotak kosong kita siap. Ini karena diperbolehkan dalam aturan kita. Jika tidak kotak kosong, kita juga memenangkan pasangan Khofifah-Emil,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mulai mengerucutkan beberapa nama sebagai penantang Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah menjabarkan, total ada tiga nama potensial untuk bertandang di Jawa Timur dan sudah diurutkan sesuai ranking.
Dimana Menteri Sosial Tri Rismaharini berada di urutan pertama, disusul Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas di urutan kedua, dan anggota DPR RI Budi Sulistyono (Kanang) di urutan ketiga.
Selain itu, muncul pula nama lain yang dilirik untuk maju di kontestasi lima tahunan tersebut, yakni Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Kiai Marzuki. “Kalau Kiai Marzuki atau Risma itu sesuatu yang hebat bagi kami,” tuturnya. [tok/aje]






