Tuban (beritajatim.com) – Hampir sepekan, peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Baru Tuban pada 23 April 2026 lalu masih belum diketahui penyebabnya hingga saat ini.
Diketahui, Labfor Polda Jawa Timur masih melakukan serangkaian SOP untuk mengetahui penyebabnya.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin mengatakan bahwa peristiwa kebakaran di Pasar Baru Tuban masih ditangani oleh Labfor Polda Jatim dan secepatnya akan diketahui penyebab dari kebakaran tersebut.
“Untuk labfor masih dilakukan gelar kemungkinan kami minta dipercepat karena satu dua hari mudah mudahan bisa tahu penyebab terjadinya kebakaran di pasar baru, ada cctv masih kita dalami,” ujar AKBP Alaiddin.
Saat ditanya mengenai beberapa barang bukti telah dibawa ke Polda Jatim, menurut Alaiddin hal itu menjadi SOP penyelidikan guna untuk menemukan hal yang dicurigai atau memang karena konsleting listrik atau yang lainnya.
“Kemarin bawa barang bukti dibawa polda, untuk menemukan penyebab terjadinya kebakaran makanya sampel-sampel di pasar baru diambil,” imbuhnya.
Peristiwa kebakaran yang terjadi di dua blok area gerabah yang sampelnya telah dibawa atau diambil nantinya akan disimpulkan setelah hasil lab keluar penyebab kebakaran. “Berapa lama itu harusnya 3-4 hari sudah keluar,” jelas Alaiddin.
Meski begitu, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan labfor Polda Jatim dan akan diupdate lagi apabila hasil penyebab kebakaran sudah keluar. “Kami masih komunikasi nanti akan kami update lagi hasil yang disimpulkan oleh Polda Jatim,” pungkasnya. [dya/ted]






