Surabaya (beritajatim.com) – Setelah lama tak meluncurkan cluster baru, pengembang Royal Residence yakni PT Bhakti Tamara menghadirkan cluster Oraganica. Cluster ini menawarkan hunian dengan konsep resort yang dipenuhi dengan lingkungan hijau di seluruh kawasan huniannya.
Seusai pandemi Covid-19 manajemen Bhakti Tamara, membidik segmen rumah midle up dan enggan bersaing dengan trend rumah kecil yang banyak ditawarkan pengembang lain tahun ini.
“Melihat ekonomi saat ini sudah mulai bergerak. Hal ini yang membuat kami optimistis ceruk pasar untuk rumah ukuran besar masih besar,” ungkap Direktur Utama PT Bhakti Tamara, Lodewyk Wattimena, saat memperlihatkan rumah contoh cluster Organica Royal Residence yang berada di tengah kawasan padat Wiyung Surabaya.
Uniknya, meskipun dibangun ditengah kawasan padat Surabaya Barat, namun lingkungan hijau dengan banyak pepohonan menjadi konsep utama cluster Organica ini.
Dikembangkan di atas lahan seluas 6 hektar, Organica mengusung konsep desain tropical resort dengan komposisi kawasan hijau lebih dari 50%. Hal ini sejalan dengan gaya hidup berkelanjutan dan menjadi daya tarik bagi pasar hunian masa kini.
“Organica merupakan satu-satunya kawasan hunian resort pertama di Surabaya,” ujar Direktur Utama PT Bhakti Tamara, Lodewyk Wattimena.
“Nantinya, kami akan membangun total 69 unit rumah di cluster ini.”
Lebih menariknya, dalam rangka peluncuran Organica, ditawarkan harga perdana bagi 10 unit pertama rumah yang terjual. Harga mulai dari Rp 4,750 miliar untuk tipe Marella dengan luas bangunan 200 m².
“Setelah itu, harga akan naik untuk 10 unit pembelian berikutnya menjadi sekitar Rp 5 miliar untuk tipe Marella dan Rp 7 miliar untuk tipe Margaret dengan luas bangunan 300 m²,” ungkap Lodewyk.
Menargetkan segmen milenial menengah atas, Royal Residence optimis produk baru ini akan mendapat sambutan positif. Hal ini didukung oleh kemudahan yang diberikan pemerintah, seperti bunga kredit perbankan yang masih rendah.
“Banyak orang Surabaya yang memiliki dana berlebih dan tertarik dengan produk baru ini,” akunya.
Marketing Manager Royal Residence, Dina Ariyanti, menambahkan bahwa Organica memiliki keunggulan tersendiri. Selain berkonsep resort dengan rumah berdiri sendiri, Organica juga menekankan pada luxurious art dan stylish. Seluruh tipe rumah dilengkapi dengan private garden dan menggunakan material bangunan terbaik.
“Khusus kawasan Organica, kami menyiapkan genset untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu listrik padam,” tandasnya.
Beragam fasilitas pun akan dibangun di Organica, seperti jogging track, green space area yang luas, taman dan playground, community center, dan ROW jalan dengan minimal lebar 16 meter.
Royal Residence sendiri merupakan perumahan eksklusif di Surabaya Barat yang berkembang pesat. Dengan total lahan seluas 250 hektar, saat ini sudah dikembangkan sekitar 120 hektar.
Perumahan ini dilengkapi berbagai infrastruktur dan fasilitas, seperti TK-SD Nasional Plus, Royal Square, Supermarket bahan bangunan, The Royal Club House, Tennis, Basketball Court, The Plaza Royal Canal Park, dan One Gate System. Tak hanya itu, terdapat tempat ibadah 6 agama di Royal Residence, yaitu Masjid, Gereja Katolik, Gereja Kristen, Pura, Wihara, dan Klenteng. [rea/ian]






