Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menuntaskan distribusi puluhan ribu porsi menu buka puasa gratis selama 22 hari operasional mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026. Kegiatan ini menyasar warga sekitar, musafir, dan mahasiswa di lingkungan kampus.
Logistik yang dikelola antara lain 7,7 ton beras dan 17,6 ton tahu tempe. Panitia juga menyediakan 16,2 ton buah serta 2,67 ton kurma untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian para penerima manfaat.
Wakil Rektor II Unesa Bachtiar Syaiful Bachri mengatakan antusiasme penerima terus meningkat setiap tahunnya. “Tujuan kami berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar dan musafir yang melintas di depan kampus,” ujarnya saat penutupan program Buka Puasa Bersama Gratis Unesa, Sabtu (14/3/2026).
Sejak dimulai pada 2015 dengan 500 porsi, kini Unesa mampu melayani rata-rata 4.500 porsi per hari. Distribusi melibatkan kerja sama dengan mitra UMKM lokal untuk menjamin kecepatan dan kualitas pelayanan makanan dalam jumlah besar.
Bachtiar menambahkan bahwa seluruh unit kerja kampus berpartisipasi secara bergilir dalam proses pembagian. “Gelombang masyarakat setelah magrib luar biasa, mulai dari warga lokal hingga pengemudi ojek daring yang sedang bekerja,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Unesa Dwi Cahyo Kartiko merinci penggunaan 3,3 ton daging sapi dan 1,2 ton telur sebagai lauk. Operasional di lapangan didukung oleh 1.100 relawan mahasiswa dan pengamanan dari 154 personel TNI/Polri.
Cahyo menyebut pembagian tugas dilakukan secara merata ke setiap fakultas dan direktorat untuk menjaga kualitas. “Kami pastikan semua berjalan lancar dan kualitas bahan makanan tetap terjaga melalui sistem konfirmasi rutin,” jelasnya.
Aspek sanitasi tetap menjadi prioritas melalui penyediaan 330 kantong sampah sepanjang durasi kegiatan. Ke depan, pihak kampus berencana menambah fasilitas tenda permanen untuk mengantisipasi kendala cuaca hujan saat kegiatan luar ruangan.
Salah seorang warga, Tama, berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan. Ia menilai program buka bersama gratis ini sangat membantu masyarakat. “Semoga ke depan bisa lebih teratur lagi, disediakan tenda supaya saat terjadi hujan, sehingga masyarakat tidak bingung untuk berteduh,” ungkapnya.
Unesa sendiri berkomitmen terus meningkatkan sistem penataan agar jangkauan penerima manfaat menjadi lebih luas pada tahun mendatang. [ipl/kun]






