Blitar (beritajatim.com) – Taman Pecut yang berada di samping alun-alun Kota Blitar jarang dibuka untuk umum. Padahal taman tersebut cukup menarik, serta dulu dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit yakni Rp. 8 Miliar lebih. Terkait hal itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar angkat bicara.
“Saya kira sudah mulai kita buka karena saat kita tidak membuka itu karena ada pemeliharaan,” ungkap Jajuk Indihartati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, Selasa (6/8/2024).
Taman Pecut Kota Blitar ini dibangun pada tahun 2017 lalu. Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan taman ini pun mencapai Rp. 8 Miliar rupiah lebih.
Namun sejak diresmikan tahun 2017 lalu, Taman Pecut Kota Blitar masih jarang dibuka untuk umum, utamanya usai pandemi covid 19 lalu. Kondisi ini tentu membuat tidak sedikit warga kecewa lantaran ingin menikmati keindahan dari dalam area Taman Pecut.
“Karena pemeliharaan itu tidak hanya taman saja kita sempurnakan tetapi di instalasinya kita sempurnakan. Instalasi air mancurnya mungkin di waktu-waktu tertentu memang ditutup itu karena ada pembersihan,” imbuhnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar memang tidak memungkiri bahwa beberapa waktu Taman Pecut ditutup untuk umum. Namun pihaknya memastikan penutupan ini tidak dilakukan dalam waktu yang lama.
“Dan kemungkinan juga saat ditutup itu pagarnya ditutup, kadang-kadang pagarnya itu tidak digembok gitu enggak jadi bisa dibuka dan ada petugasnya,” pungkasnya.
Memang tidak sedikit warga yang kecewa dengan kondisi Taman Pecut yang ditutup utamanya saat malam hari. Menurut warga seharusnya warga diizinkan untuk masuk kedalam untuk menikmati keindahan pemandangan air mancur Taman Pecut.
“Kecewa ya mas, tentunya kan pinginnya kalau malam bisa duduk di dalam sembari melihat air mancur yang ada di taman pecut tapi ini ditutup pagar,” ucap Indri, warga Kabupaten Blitar yang datang jauh-jauh ke Taman Pecut Blitar.
Meski ditutup, warga juga menyadari tidak sepenuhnya pengunjung dewasa. Takutnya jika taman dibuka ada warga yang usil atau jahil membuang sampah di kolam air mancur Taman Pecut Kota Blitar. “Yaudah duduk di depan sini aja mas, kita juga menyadari mungkin kalau dibuka banyak warga yang buang sampah sembarang di dalam kolam air,” ikhlasnya. (owi/kun)






