Jember (beritajatim.com) – Upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) di Kabupaten Jember kurang 25 hari lagi. Namun gebyar suasana perhelatan olahraga terbesar di Jawa Timur ini tak terasa di masyarakat.
“Saat ini dari ujung barat masuk Jember, ujung timur, ujung utara, masih belum ada tanda-tanda kita sebagai tuan rumah. Kami meminta kepada panitia supporting dan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk segera memasang banner dan atribut-atribut yang menjadi penyemangat masyarakt Jember, bahwa kita jadi tuan rumah porprov,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D DPRD Jember, ditulis, Rabu (1/6/2022).
Namun panitia meyakinkan kepada Komisi D DPRD Jember, bahwa seremonial pembukaan akan berlangsung dengan baik. “Jika melihat beberapa hal sudah disiapkan,” kata Ardi.
Terpisah, Kepala Dispora Jember Murdiyanto membenarkan, jika gebyar porprov masih kurang terasa. “Memang kalau melihat banner, masih kurang. Tapi saya yakin masyarakat sudah mendengar,” katanya.
Murdiyanto mengaku beberapa kali ditanya soal penyelenggaraan porprov oleh warga. Dispora Jember sudah membuat banner sosialisasi jadwal dan lokasi pertandingan. Kebetulan Jember menjadi tuan rumah untuk 18 cabang olahraga. “Tinggal memasang saja,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”porprov”]
Sementara untuk persiapan venue atau arena pertandingan, Murdiyanto mengatakan, sudah mencapai 80 persen. Peralatan untuk arena atletik yang diimpor sudah datang untuk dipasang di Stadion Jember Sport Garden. “Katanya butuh waktu 10 hari, selesai dipasang, kalau bahannya sudah datang semua,” katanya.
Dua pekan lalu ada tim dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Jatim untuk meninjau perbaikan venue. “Alhamdulillah, perkiraan mereka 70 persen sudah siap. Yang jadi titik permasalahan adalah Stadion JSG dan kolam renang. KONI meminta start box masuk ke dalam dan sudah disanggupi oleh rekanan. Dengan start box (memenuhi syarat) itu, bisa muncul pemecah rekor,” kata Murdiyanto.
Mengenai relawan yang membantu kontingen yang datang dan menginap di Jember, Murdiyanto menyatakan, sudah disiapkan. “Volunteer direkrut sesuai venue yang ada. Itu masuk ranah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Nanti akan bekerjasama dengan teman-teman kehumasan pemkab. Mereka akan dibekali buku panduan,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Jember Sutikno meminta kepada seluruh pengurus cabang olahraga agar mau bekerja sama dengan media massa. “Teman-teman media melakukan tugas jurnalistik. Tanpa teman-teman media, kita tidak bisa maksimal. Harus ada corong, harus ada berita tersampaikan. Peran media massa sangat besar,” katanya.
Sutikno juga meminta media massa agar mengkritik dengan memberikan solusi. Media massa bisa memberikan semangat kepada para atlet. “Mana yang perlu dikritik, dikritik dan kasih solusi. Insya Allah akan terbangun komunikasi yang bagus,” katanya. [wir/kun]






