Sidoarjo (beritajatim.com) – Salah satu guru Al-Qur’an dari SD Khazanah Ilmu meraih prestasi membanggakan dalam ajang ‘Inspirasi Ramadhan Awards (IRAMA) 2025’ yang diselenggarakan oleh Nurul Fikri Global Quranic School di Ballroom Fave Hotel, Sidoarjo, Minggu (16/3/2025).
Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap para pendidik yang berkontribusi dalam pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ). Dalam kompetisi tersebut, Ustadzah Mas’ula berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Pembelajaran Al-Qur’an Inovatif dalam mencetak generasi Qurani yang berkualitas
Sebuah penghargaan yang diberikan kepada pendidik dengan metode terbaik dalam mengajarkan Al-Qur’an. Ustadzah Mas’ula dianugerahi hadiah umroh.
Tidak hanya berprestasi dalam metode pengajaran, Ustadzah Mas’ula juga dikenal sebagai seorang penghafal Al-Qur’an yang telah menyelesaikan hafalan 27 Juz. Pencapaian ini menjadi bukti ketekunan dan kecintaan beliau terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi inspirasi bagi murid-murid serta para pendidik lainnya.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur, terkejut sekali, saya tidak menyangka bisa dapat hadiah umroh. Ya, semua hadza min fadli robbi, semua karunia dari Allah. Terima kasih untuk semua pihak yang tidak bisa disebut satu per satu,” ucapnya saat menerima penghargaan.
Acara Inspirasi Ramadhan Awards 2025 ini turut menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif, seperti talkshow parenting oleh Kayla Hafidz Indonesia 2018 bersama Bunda didampingi oleh Ustadz Drs. Miftahul Jinan, santunan untuk anak yatim, serta pemberian penghargaan bagi guru dan mitra kebaikan yang berperan aktif dalam dakwah Al-Qur’an.
Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SD Khazanah Ilmu, Ustadz Mohamad Rojii, M.Pd. Ia menyampaikan rasa bangga dan harapan agar prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SD Khazanah Ilmu.
“Alhamdulillah, ini adalah anugerah dan berkah luar biasa di bulan Ramadhan bagi keluarga besar Khazanah Ilmu atas kesuksesan perwakilan sekolah dalam ajang yang sangat prestisius ini. Semoga kesuksesan ini turut memotivasi peserta didik di sekolah agar semakin semangat dan istiqomah dalam membersamai Al-Qur’an,” terangnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam pembelajaran Al-Qur’an dapat memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi peserta didik tetapi juga bagi dunia pendidikan Islam secara keseluruhan.
Semoga semakin banyak pendidik yang termotivasi untuk terus berinovasi dalam mengajarkan Al-Qur’an dan mencetak generasi yang cinta serta hafal Al-Qur’an, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cinta, tetapi juga hafal dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (isa/kun)






