Sumenep (beritajatim.com) – Gudang penyimpanan barang rongsokan di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep terbakar. Nilai kerugian dari peristiwa ini diduga mencapai ratusan juta.
“Gudang itu isinya barang-barang rongsokan, milik Hj Izzatiyah, warga setempat,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (28/12/2024).
Kebakaran pertama kali diketahui warga yang melintas di depan gudang rongsokan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan. Beberapa warga melihat kobaran api dari dalam gudang.
Mereka kemudian memberitahu pekerja bahwa muncul api dari dalam gudang. Setelah itu, warga sekitar bergotong-royong memadamkan api dengan alat seadanya, sambil menunggu datangnya mobil pemadam kebakaran.
“Sekitar 15 menit berikutnya, 2 unit mobil damkar dan 2 unit mobil tengki PDAM tiba di lokasi kebakaran. Butuh waktu cukup lama untuk bisa memadamkan api. Sekitar 3 jam, api baru benar-benar dipastikan padam,” terang Widiarti.
Belum bisa dipastikan penyebab kebakaran itu. Beberapa orang menduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun aparat kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sebab kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Tapi kerugian material akibat kebakaran itu cukup besar, sekitar Rp400 juta,” ujar Widiarti. [tem/beq]






