Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo berupaya menggenjot pencapaian vaksinasi booster di Bumi Reog. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan membuka griya vaksin.
Griya vaksin di lorong selatan lantai 1 Gedung Terpadu Pemkab Ponorogo itu buka setiap hari. Masyarakat yang menginginkan vaksinasi, hari Sabtu dan Minggu tetap dilayani.
Tak tanggung-tanggung, pelayanan griya vaksin itu pun buka sampai malam hari pukul 20.00 WIB. Sehingga diharapkan masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi dengan mudah.
“Kita terus melakukan vaksinasi Covid-19. Kita buka griya vaksin yang buka setiap hari dan sampai malam. Buka mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB di lingkungan Gedung Terpadu,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, Sabtu (14/1/2023).
Selain griya vaksin yang buka setiap hari, Dinkes Ponorogo juga membuka layanan vaksinasi di 31 puskesmas di 21 kecamatan di Kabupaten Ponorogo. Berbeda dengan griya vaksin, layanan vaksinasi di puskesmas ini hanya buka saat jam-jam hari kerja.
Selain itu, vaksinator Dinkes Ponorogo juga masuk dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan masyarakat. Ataupun kegiatan pemberian bantuan.
“Animo masyarakat cukup baik. Tetapi ya menyebar, tidak bisa berpusat di satu titik saja. Sehingga banyak kita buka layanan vaksinasi di seluruh kecamatan di Ponorogo,” ungkap Dyah.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Kerja keras Dinkes yang juga dibantu oleh TNI dan Polri serta instansi terkait memang bukan tanpa alasan. Sebab, capaian vaksinasi booster Kabupaten Ponorogo untuk wilayah Provinsi Jatim bisa dibilang cukup rendah.
Dari data cakupan vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur pada tanggal 12 Januari lalu, Kabupaten Ponorogo berada di urutan 32 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dengan raihan atau capaian vaksinasi ketiga atau booster diangka 23,63 persen. Angka tersebut dibawah rata-rata capain Provinsi Jawa Timur, yakni 32,67 persen.
“Untuk dosis pertama dan kedua sudah memenuhi. Dosis ketiga atau booster ya ada peningkatan walaupun bukan diurutan tengah. Dulu berada diurutan ke 3 dari bawah, kini sudah diurutan ke 7. InsyaAllah saya yakin akan terus naik,” katanya.
Dyah menyebutkan bahwa untuk stok vaksin di Kabupaten Ponorogo cukup aman. Dinkes Ponorogo saat ini masih menyimpan vaksin jenis Pfizer sebanyak 9.162 dosis. Dia ingin target 50 persen vaksin ketiga segera tercapai di Kabupaten Ponorogo.
“Sekarang sudah mencapai 24 persen, targetnya nanti untuk dosis ketiga 50 persen,” pungkasnya. [end/beq]






