Meski kalah, peluang Gresik United masih terbuka karena mereka memiliki satu laga tersisa di kandang sendiri, meskipun tanpa penonton. Pertandingan antara Gresik United dan Persijap berlangsung seru, dengan kedua tim tampil agresif sejak awal.
Peluang pertama terjadi melalui tendangan keras striker asing Persijap, Kervens Belfort, yang sayangnya melambung tinggi. Meskipun tuan rumah Persijap memiliki beberapa peluang, pertahanan Gresik United masih kuat, dan babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Di babak kedua, Gresik United memasukkan Akbar Firmansyah dan M. Ghozy untuk meningkatkan daya serang. Namun, Persijap berhasil mencetak gol melalui Fahmi Alyubbi di menit ke-64 setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang. Pada menit ke-87, pemain belakang Gresik United, Airlangga, mencetak gol bunuh diri, membuat skor menjadi 0-2 untuk Persijap.
BACA JUGA:
Pertandingan terhenti selama 8 menit pada menit ke-71 karena kerusuhan suporter di Stadion Gelora Bumi Kartini. Setelah kondisi kondusif, pertandingan dilanjutkan, tetapi upaya Gresik United untuk mencetak gol hanya membuahkan hasil dengan gol yang dianulir oleh wasit pada menit ke-90 (+5).
Pelatih Gresik United, Agus Indra Kurniawan, menyatakan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. Meskipun hasilnya kurang memuaskan, ia mengapresiasi perjuangan pemain yang berjuang maksimal. Pemain Gresik United, M. Ridwan, menambahkan bahwa meskipun hasilnya kurang memuaskan, rekan setimnya telah bekerja keras, dan kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. [dny/but]