Gresik (beritajatim.com)- Intensitas hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Gresik menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan. Untuk menindaklanjuti hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) setempat telah menyiapkan anggaran Rp 23 miliar untuk perbaikan.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Pemkab Gresik Eddy Pancoro menuturkan, untuk menangani jalan rusak pihaknya secara rutin melakukan tambal sulam dan overlay. Namun, pihaknya tidak mengetahui pasti berapa jumlah jalan rusak di bawah 30 persen.
“Secara rutin kami melakukan penyisiran di setiap ruas jalan. Kalau ada jalan berlubang atau retak langsung diperbaiki oleh tim unit reaksi cepat atau URC,” tuturnya, Rabu (8/3/2023).
BACA JUGA:
Imbas Hujan Deras, Banyak Jalan di Gresik Rusak Berat
Lebih lanjut Edy mengatakan, saat ini tingkat kerusakan jalan di atas 30 persen sudah diantisipasi dengan perencanaan tahun sebelumnya. Sehingga, tahun ini tinggal dilakukan lelang. “Untuk kerusakan di atas 30 persen sudah kami antisipasi dengan penanganan pemeliharaan lelang. Tahun ini tinggal pekerjaannya saja,” katanya.
Ia menambahkan, tahun 2023 DPU-TR telah menyiapkan anggaran untuk URC dan pemeliharaan rutin sebesar Rp 23 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk satu tahun anggaran, termasuk pemeliharaan yang akan dilelang. “Anggaran itu diupayakan untuk perbaikan jalan agar lebih maksimal meski harus bertahap,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Jalan Metatu Gresik Rusak Parah
Saat ditanya terkait masukan pembuatan posko wilayah Gresik Selatan dan utara, Edy menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi. Kemungkinan bisa teralisasi pada tahun depan. “Kalau sekarang belum bisa, sebab secara otomatis kita perlu melakukan persiapan sarana dan prasarana,” paparnya. [dny/suf]






