Peristiwa

Imbas Hujan Deras, Banyak Jalan di Gresik Rusak Berat

Gresik (beritajatim.com)– Imbas hujan deras beberapa waktu ini menyebabkan banyak jalan di wilayah Kabupaten Gresik rusak berat. Salah satu jalan yang mengalami hal itu adalah Jalan Betoyo-Dagang. Jalan kabupaten penghubung itu hampir tiga pekan ini belum mendapat penanganan.

Meski lokasi jalan tersebut bukan jalan vital, namun sejak diguyur hujan belakangan ini, kondisi jalan aspal itu mengelupas. Akibat tidak diperbaiki kerusakannya semakin parah.

Pantauan di lapangan, jalan spal itu terlihat banyak sekali genangan. Ditambah banyak lubang mulai berdiameter 20 centimeter hingga 60 centimeter. Rata-rata lubang-lubang itu memiliki kedalaman 10 centimeter.

Bahkan, di beberapa titik, kerusakan jalan hampir memakan separuh lebar jalan. Saat malam hari, jalan tersebut tidak ada penerangan. Kondisi ini dikuatirkan mengancam keselamatan jiwa khusunya pengendara roda dua.

Belum adanya penanganan dari Pemkab Gresik, warga setempat berinisiatif memasang tanda peringatan. Mulai memasangi tumpukan ranting pohon, hingga memasang kursi dititik lubang yang cukup dalam. Hal itu sebagai wanti-wanti agar pengendara mengurangi kecepatan dan hati-hati.

M.Faisol (28) salah seorang warga mengatakan, kerusakan jalan itu terjadi sejak akhir Desember 2020. Namun, karena tak kunjung diperbaiki, saat ini kondisi jalan semakin parah. “Kalau berpapasan dengan kendaraan lain dari lawan arah pasti minggir ke luar jalan. Sebab, lubangnya sudah banyak dan dalam,” ujarnya, Kamis (14/1/2021).

Dirinya berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera melakukan tindakan terhadap kerusakan jalan itu. Meskipun tidak dilakukan pembangunan, setidaknya ada perbaikan dengan menerjunkan unit reaksi cepat (URC).

Tahun ini terdapat anggaran melalui DAK sebesar Rp 7,8 miliar untuk peningkatan jalan Betoyo-Dagang itu. Tapi, sejauh ini lelang proyek tersebut belum dimulai. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar